Jejak Peradaban Mesir Kuno Terungkap di Bawah Laut Alexandria

Tim arkeolog Mesir mengevakuasi artefak kuno yang ditemukan di perairan pesisir Alexandria pada Kamis (21/8/2025). REUTERS/Amr Abdallah Dalsh

Evakuasi artefak kuno tersebut menggunakan alat berat. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh

Artefak dari era Ptolemeus hingga Romawi menjadi bukti peradaban panjang Alexandria sejak dibangun oleh Alexander Agung pada tahun 331 SM. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh

Potongan bangunan kuno, kuil, dan kolam ikan teridentifikasi sebagai bagian dari kota kuno yang tenggelam. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh

Arkeolog menduga situs tersebut merupakan perluasan dari kota Canopus, pelabuhan penting di Delta Nil. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh

Penemuan ini semakin memperkaya catatan arkeologi Mesir dan membuka tabir sejarah kehidupan pesisir Mediterania. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh

Artefak yang ditemukan oleh penyelam Mesir berada di Pelabuhan Angkatan Laut Abu Qir, pada hari kunjungan resmi Menteri Pariwisata dan Purbakala Mesir, Sherif Fathy, dan Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala, Mohamed Ismail Khaled, di kota pesisir Alexandria, Mesir. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh

Tim arkeolog Mesir mengevakuasi artefak kuno yang ditemukan di perairan pesisir Alexandria pada Kamis (21/8/2025). REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Evakuasi artefak kuno tersebut menggunakan alat berat. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Artefak dari era Ptolemeus hingga Romawi menjadi bukti peradaban panjang Alexandria sejak dibangun oleh Alexander Agung pada tahun 331 SM. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Potongan bangunan kuno, kuil, dan kolam ikan teridentifikasi sebagai bagian dari kota kuno yang tenggelam. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Arkeolog menduga situs tersebut merupakan perluasan dari kota Canopus, pelabuhan penting di Delta Nil. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Penemuan ini semakin memperkaya catatan arkeologi Mesir dan membuka tabir sejarah kehidupan pesisir Mediterania. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Artefak yang ditemukan oleh penyelam Mesir berada di Pelabuhan Angkatan Laut Abu Qir, pada hari kunjungan resmi Menteri Pariwisata dan Purbakala Mesir, Sherif Fathy, dan Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala, Mohamed Ismail Khaled, di kota pesisir Alexandria, Mesir. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh