Rakyat Turki Mengenang Kemenangan di Pertempuran Gallipoli

Orang-orang menghabiskan malam sebelum menghadiri upacara Dawn Service di pantai Anzac Cove, lokasi pendaratan ANZAC (Korps Tentara Australia dan Selandia Baru) pada Perang Dunia I pada 25 April 1915 di semenanjung Gallipoli, Turki, Senin pagi, 25 April 2022.
Salah satu babak paling dikenang dalam Perang Dunia I adalah dimulainya invasi Semenanjung Gallipoli pada 25 April 1915. Semenanjung yang dikuasai Kekaisaran Ottoman itu membentuk sisi barat  Dardanella, sebuah selat sempit yang menghubungkan Rusia dan Laut Tengah. Serbuan ke Gallipoli itu dilakukan pasukan Rusia, Perancis, dan Inggris dalam upaya merebut ibu kota Ottoman, Istanbul.
Pada 25 April, pasukan Inggris, Perancis, Australia, dan Selandia Baru mendarat di Semenanjung Gallipoli. Korps-korps Australia dan Selandia Baru (ANZAC) dihancurkan pasukan Turki.
Pada 8 Januari 1916, pasukan Sekutu mundur dari pesisir Gallipoli mengakhiri tragedi militer yang mengakibatkan lebih dari 300.000 orang tewas atau luka di pihak sekutu dan 250.000 orang di sisi Ottoman.
Kekalahan ini sangat memalukan Sekutu termasuk Churchill yang akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya. Pendaratan Gallipoli ini hingga sekarang masih dirayakan warga Selandia Baru dan Australia sebagai Anzac.
Orang-orang menghabiskan malam sebelum menghadiri upacara Dawn Service di pantai Anzac Cove, lokasi pendaratan ANZAC (Korps Tentara Australia dan Selandia Baru) pada Perang Dunia I pada 25 April 1915 di semenanjung Gallipoli, Turki, Senin pagi, 25 April 2022.
Salah satu babak paling dikenang dalam Perang Dunia I adalah dimulainya invasi Semenanjung Gallipoli pada 25 April 1915. Semenanjung yang dikuasai Kekaisaran Ottoman itu membentuk sisi barat  Dardanella, sebuah selat sempit yang menghubungkan Rusia dan Laut Tengah. Serbuan ke Gallipoli itu dilakukan pasukan Rusia, Perancis, dan Inggris dalam upaya merebut ibu kota Ottoman, Istanbul.
Pada 25 April, pasukan Inggris, Perancis, Australia, dan Selandia Baru mendarat di Semenanjung Gallipoli. Korps-korps Australia dan Selandia Baru (ANZAC) dihancurkan pasukan Turki.
Pada 8 Januari 1916, pasukan Sekutu mundur dari pesisir Gallipoli mengakhiri tragedi militer yang mengakibatkan lebih dari 300.000 orang tewas atau luka di pihak sekutu dan 250.000 orang di sisi Ottoman.
Kekalahan ini sangat memalukan Sekutu termasuk Churchill yang akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya. Pendaratan Gallipoli ini hingga sekarang masih dirayakan warga Selandia Baru dan Australia sebagai Anzac.