Begini Aliran Air Kali Gandul Boyolali yang Berbau Busuk

Pantauan detikcom di Jembatan Republik, Komplek Perkantoran Terpadu Kabupaten Boyolai bagian selatan hari ini, air di Kali Gandul tampak keruh dan berwarna hijau pekat. Terdapat buih berwarna kecoklatan yang mengapung di air.
Bau busuk pun cukup menyengat, membuat pengendara motor atau pejalan kaki, yang sudah memakai masker pun harus tetap tutup hidung. Peternak setempat pun enggan mencari rumput di sekitar sungai.
Bau tak sedap di Kali Gandul itu juga dirasakan warga di sepanjang aliran sungai. Mulai dari Desa Pusporenggo, Kecamatan Musuk, sampai Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo. Kondisi ini juga sudah dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali.
Sekretaris DLH Boyolali, Suraji, mengatakan sumber bau diduga berasal dari tempat penampungan kotoran ayam yang berada di pinggir Kali Gandul yang ada di dekat TPA tersebut. Di sekitar TPA Winong memang banyak berdiri kandang ayam.
Pantauan detikcom di Jembatan Republik, Komplek Perkantoran Terpadu Kabupaten Boyolai bagian selatan hari ini, air di Kali Gandul tampak keruh dan berwarna hijau pekat. Terdapat buih berwarna kecoklatan yang mengapung di air.
Bau busuk pun cukup menyengat, membuat pengendara motor atau pejalan kaki, yang sudah memakai masker pun harus tetap tutup hidung. Peternak setempat pun enggan mencari rumput di sekitar sungai.
Bau tak sedap di Kali Gandul itu juga dirasakan warga di sepanjang aliran sungai. Mulai dari Desa Pusporenggo, Kecamatan Musuk, sampai Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo. Kondisi ini juga sudah dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali.
Sekretaris DLH Boyolali, Suraji, mengatakan sumber bau diduga berasal dari tempat penampungan kotoran ayam yang berada di pinggir Kali Gandul yang ada di dekat TPA tersebut. Di sekitar TPA Winong memang banyak berdiri kandang ayam.