Foto

Saat Wanita di Somalia Mendobrak Stigma Gender Lewat Karya Seni

AP Photo/Farah Abdi Warsameh - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 13:21 WIB

Somalia - Tak banyak ditemukan seniman wanita di Somalia, Sana Ashraf Sharif jadi salah satunya. Tak cuma dobrak stigma gender, Sana pun gaungkan perdamaian dari karyanya

Tak banyak ditemukan seniman wanita di Somalia, Sana Ashraf Sharif jadi salah satunya. Tak cuma dobrak stigma gender, Sana pun gaungkan perdamaian dari karyanya

Sana Ashraf Sharif Muhsin (21) memamerkan sejumlah karyanya di rumahnya yang berada di kawasan Mogadishu, Somalia, Jumat (15/10/2021) lalu. Diketahui, tak banyak ditemukan seniman wanita di Somalia, Sana pun menjadi salah satunya.

Tak banyak ditemukan seniman wanita di Somalia, Sana Ashraf Sharif jadi salah satunya. Tak cuma dobrak stigma gender, Sana pun gaungkan perdamaian dari karyanya

Menjadi salah satu pendobrak stigma gender, Sana menyadari tantangan yang dihadapinya saat memilih untuk menjadi seorang seniman wanita. Terlepas dari tantangan yang dihadapinya, Sana optimis lewat karyanya ia dapat berkontribusi untuk membangun negaranya.

Tak banyak ditemukan seniman wanita di Somalia, Sana Ashraf Sharif jadi salah satunya. Tak cuma dobrak stigma gender, Sana pun gaungkan perdamaian dari karyanya

Melansir AP, Sana yang merupakan seorang mahasiswa teknik sipil, mulai menggambar di usia 8 tahun, mengikuti jejak paman dari pihak ibu, Abdikarim Osman Addow, seorang seniman terkenal. Di antara reruntuhan puing-puing bangunan milik pamannya yang sebagian hancur imbas perang Mogadishu, Sana kini tinggal dan bekerja di sana. Pilihannya untuk menjadi seniman wanita mendapat sorotan publik. Perhatian itu salah satunya diberikan oleh Abdi Mohamed Shu'ayb, seorang profesor seni di Universitas Nasional Somalia. Menurut Shu'ayb, sosok Sana menonjol karena mendobrak penghalang gender untuk memasuki profesi yang didominasi laki-laki. Shu'ayb bahkan menyebut Sana sebagai seorang pahlawan nasional karena keberaniannya.  

Tak banyak ditemukan seniman wanita di Somalia, Sana Ashraf Sharif jadi salah satunya. Tak cuma dobrak stigma gender, Sana pun gaungkan perdamaian dari karyanya

Terkait karya-karyanya, Shu'ayb mengatakan karya seni yang dibuat Sana menangkap kehidupan kontemporer dengan cara yang positif dan berusaha membangun rekonsiliasi. Melansir AP, karyanya terkadang mengeksplorasi isu-isu sosial yang mengguncang Somalia, termasuk lukisan seorang tentara yang melihat reruntuhan gedung parlemen pertama negara itu. Sana mengatakan Ini mencerminkan bentrokan politik saat ini antara pemerintah federal dan oposisi karena pemilihan nasional ditunda. Lukisan lain mencerminkan pelecehan terhadap wanita muda yang rentan “yang bahkan tidak bisa mereka ungkapkan.” Yang ketiga menunjukkan seorang wanita dalam gaun telanjang yang populer di Somalia beberapa dekade yang lalu sebelum interpretasi Islam yang lebih ketat berlaku dan para sarjana mendesak wanita untuk mengenakan jilbab.

Tak banyak ditemukan seniman wanita di Somalia, Sana Ashraf Sharif jadi salah satunya. Tak cuma dobrak stigma gender, Sana pun gaungkan perdamaian dari karyanya

Tak hanya pujian, Sana juga kerap mendapat kritik yang tak jarang memicu ketegangan publik. Seorang guru bahkan pernah menantang kemampuannya dengan mengajukan pertanyaan dan memintanya menjawab dalam bentuk gambar. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapinya, Sana mengatakan ia berharap untuk mendapatkan kepercayaan lebih lanjut dalam karyanya dengan memamerkan karya-karya seninya lebih luas di luar acara yang digelar di Somalia dan negara tetangga.

Saat Wanita di Somalia Mendobrak Stigma Gender Lewat Karya Seni
Saat Wanita di Somalia Mendobrak Stigma Gender Lewat Karya Seni
Saat Wanita di Somalia Mendobrak Stigma Gender Lewat Karya Seni
Saat Wanita di Somalia Mendobrak Stigma Gender Lewat Karya Seni
Saat Wanita di Somalia Mendobrak Stigma Gender Lewat Karya Seni