Foto

Potret Politikus PDIP yang Laporkan Hoax 'Megawati Meninggal'

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 14 Sep 2021 09:33 WIB

Jakarta - Anggota DPR RI, Henry Yosodiningrat melaporkan sebuah akun Youtube dan TikTok ke Polda Metro Jaya karena namanya dicatut terkait hoax Megawati meninggal.

Anggota DPR Fraksi PDIP, pengacara K.R.H. HENRY Yosodiningrat dikenal sebagai pengacara dan pendiri lembaga antinarkoba  Granat (Gerakan Nasional Antipenyalahgunaan Narkotika dan Obat-Obatan Berbahaya). Ia lahir di Krui, Lampung Barat, 1 April 1955.

Henry Yosodiningrat melaporkan pemilik akun media sosial itu ke Polda Metro Jaya pada Senin (13/9) kemarin. Ia ditemani dua orang puteranya, Radhitya Yosodiningrat (Adit), dan S Ragahdo (Aga), saat melapor polisi. (Foto: Ari Saputra)

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Henry Yosodiningrat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat

Politikus PDIP ini melaporkan kedua akun tersebut karena telah mengedit video dirinya. Dalam akun YouTube tersebut, video Henry Yosodiningrat diedit seolah-olah mengucapkan belasungkawa atas 'meninggalnya Megawati'.  (Foto: Mei Amelia Rahmat/detikcom)

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Henry Yosodiningrat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat

Untuk diketahui, Henry Yosodiningrat sendiri pada 2017 melaporkan Habib Rizieq Syihab ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut berkaitan dengan tuduhan Rizieq melalui akun Facebook dan Instagram terhadap Henry sebagai politikus berhaluan komunis. (Foto: Lamhot Aritonang)

Henry Yoso polisikin sebuah akun di Medsos

Sebelumnya, pada tahun yang sama, Henry juga telah sempat mendatangi Mabes Polri dan Polda Metro Jaya untuk meminta Habib Rizieq Syihab ditangkap. Desakan tersebut didasari banyaknya laporan polisi kepada Rizieq saat itu. (Foto: Mei Amelia Rahmat/detikcom)

Potret Politikus PDIP yang Laporkan Hoax Megawati Meninggal
Potret Politikus PDIP yang Laporkan Hoax Megawati Meninggal
Potret Politikus PDIP yang Laporkan Hoax Megawati Meninggal
Potret Politikus PDIP yang Laporkan Hoax Megawati Meninggal