Nestapa Keringnya Salah Satu Sungai Terpanjang Dunia
Sungai Paraná adalah sungai utama di Amerika Selatan yang mengalir dari Brasil melintasi Paraguay hingga bermuara di Rio de la Plata yang terletak pada pesisir Uruguay dan Argentina.
Akan tetapi kekeringan yang terus melanda Amerika Selatan berdampak pada turunnya level permukaan air salah satu sungai terpanjang di dunia tersebut.
Padahal selama ini Sungai Paraná menjadi tumpuan ekonomi masyarakat sekitar sekaligus sebagai jalur tranportasi barang dan jasa yang menghubungkan bagian selatan Brasil, Argentina dan Paraguay menuju ke Samudera Atlantik.
Permukaan air Sungai Parana di Amerika Selatan diketahui kembali mengalami penurunan dalam 24 jam terakhir sebesar tiga centimeter. Bahkan total penurunan level permukaan air sungai yang menjadi jalur air bagi ekspor produk pertanian ini sudah mencapai 17 cm di bawah permukaan laut.
Dilansir dari Telam, Institut Nasional Air Argentina telah memprediksi sejak September lalu bahwa penurunan level air akan terus terjadi di Sungai Parana.
INA mengatakan jika Juli akan menjadi masa kritis lantaran diprediksi air sungai akan turun hingga 22 cm hingga akhir bulan. Bahkan di La Paz, diketahui level air sungai turun hingga 28 cm, tapi di Victoria kondisi disebut masih stabil.
Sungai Parana yang memiliki panjang lebih dari 5.000 km selama ini dikenal sebagai salah satu sungai pada area dataran rendah terpanjang di dunia.