Seorang warga tengah memancing di Setu Sasak Pamulang, Tangsel, Kamis (17/6/2021).
Selain eceng gondok, terdapat sampah plastik yang dibuang sembarangan di Setu Sasak.
Menurut Widajanti (2007), eceng gondok atau Eichornia crassipes merupakan gulma di air karena pertumbuhannya yang begitu cepat.
Karena pertumbuhan yang cepat, maka eceng gondok dapat menutupi permukaan air dan menimbulkan masalah pada lingkungan.
Tempat tumbuh yang ideal bagi tanaman eceng gondok adalah perairan yang dangkal dan berair keruh, dengan suhu berkisar antara 28-30 derajat Celcius.
Tetapi dengan pemanfaatan yang tepat guna, eceng gondok bisa dimanfaatkan untuk menyerap nitrogen dan fosfor dari air yang tercemar dan berpotensi sebagai komponen utama pembersih air limbah dari berbagai industri dan rumah tangga.