Foto

Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan

Dok. Detikcom - detikNews
Sabtu, 19 Des 2020 12:01 WIB

Jakarta - Sejumlah peristiwa terjadi di bulan Februari 2020. Diantaranya kepulangan dan karantina WNI dari Wuhan hingga umrah dihentikan sementara akibat virus Corona.

Proses evakuasi WNI dari Wuhan untuk observasi di Natuna (Foto: Dok. Kemlu)

Pandemi COVID-19 yang melanda Wuhan, China, membuat sejumlah warga negara Indonesia (WNI) di kawasan tersebut dievakuasi. Para WNI yang berhasil dievakuasi dari Wuhan itu pun kemudian melakukan karantina selama 14 hari di Natuna. Istimewa/Dok. Kemlu.

Tempat observasi WNI dari Wuhan di Natuna/Dok Istimewa

Para WNI yang dievakuasi dari Wuhan kemudian melakukan karantina di fasilitas militer Hanggar Lanud Raden Sadjad Kab Natuna, Kep Riau. Sejumlah fasilitas pun disediakan untuk menunjang proses karantina ratusan WNI di kawasan tersebut. Dok Istimewa.

Warga Natuna melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang pangkalan TNI Angkatan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (1/2/2020). Dalam aksinya tersebut mereka menolak kedatangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China yang akan di observasi selama kurang lebih dua minggu di Natuna untuk memastikan mereka sehat dan bebas dari virus corona. ANTARA FOTO/Cherman/mrh/hp.

Sementara itu, rencana proses karantina ratusan WNI yang dievakuasi dari Wuhan di Natuna tersebut menimbulkan beragam respon dari masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan Natuna, Kepulauan Riau. Warga pun sempat melakukan demo karena menolak daerahnya dijadikan tempat karantina kesehatan bagi WNI dari Wuhan. ANTARA FOTO/Cherman.

Warga Natuna melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang pangkalan TNI Angkatan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (1/2/2020). Dalam aksinya tersebut mereka menolak kedatangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China yang akan di observasi selama kurang lebih dua minggu di Natuna untuk memastikan mereka sehat dan bebas dari virus corona. ANTARA FOTO/Cherman/mrh/hp.

Dialog pun dilakukan antara warga di kawasan Natuna dengan Dinas Kesehatan dan pihak terkait. Kondisi di kawasan itu pun berangsur kondusif, saat itu Bupati Natuna mengatakan warganya telah memahami dan kondisi sudah dalam keadaan tenang. Untuk meningkatkan kewaspadaan, Kemenkes menyiapkan fasilitas kesehatan yang tidak hanya berlokasi di Kepulauan Riau tetapi juga di Batam untuk mengantisipasi apabila ada WNI yang sedang dikarantina mengalami sakit. ANTARA FOTO/Cherman.

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). Menurut data Kementerian Kesehatan bahwa 238 orang WNI yang menjalani proses observasi sebagai antisipasi tertular virus Corona bahwa kesehatannya dalam keadaan baik dan sehat, tidak ada satupun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk dan pilek. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.

Terkait dengan proses karantina WNI dari Wuhan di Natuna, diketahui ada 238 WNI yang ditempatkan di Lanud Raden Sadjat, Natuna, untuk menjalani proses karantina atau observasi kesehatan. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China bersiap melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari ketigabelas di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (14/2/2020). Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Achmad Yurianto sudah diputuskan bahwa observasi WNI dari Wuhan yang saat ini tinggal di Natuna, berakhir pada tanggal 15 Februari 2020 pukul 12.00 WIB.  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.

Ratusan WNI tersebut menjalani proses karantina selama 14 hari. Selama proses observasi kesehatan itu kondisi kesehatan para WNI dipantau. Apabila secara komunal dalam 14 hari tidak ada yang mengalami gangguan pernapasan atau yang mengarah pada gejala, maka secara umum, maka observasi kesehatan dicukupkan dan boleh pulang karena telah melalui dua kali cek kesehatan. Antara Foto/Muhammad Adimaja.

Sejumlah prajurit TNI bersama masyarakat mengibarkan bendera merah putih saat melepas Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah selesai menjalani masa observasi usai dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (15/2/2020). Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan secara resmi telah memulangkan 238 WNI ke daerah masing-masing karena telah dinyatakan sehat. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Setelah menjalani karantina atau observasi kesehatan selama 14 hari, para WNI di Natuna pun diizinkan untuk pulang. Antara Foto/Muhammad Adimaja.

Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China menyapa warga dari dalam pesawat udara sebelum tinggal landas usai menjalani masa observasi di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (15/2/2020). Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan secara resmi telah memulangkan 238 WNI ke daerah masing-masing karena telah dinyatakan sehat. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Observasi para WNI yang dievakuasi dari Wuhan diputuskan berarkhir pada 15 Februari 2020 pukul 12.00. Pengecekan terakhir dilakukan Sabtu (15/2) pagi sebelum berangkat pulang ke Jakarta. Antara Foto/Muhammad Adimaja.

Para WNI yang telah menjalani masa karantina di Natuna telah kembali daerah asal masing-masing. Keluarga pun menyambut kedatangan mereka dengan penuh haru.

Kepulangan para WNI usai menjalani karantina atau observasi kesehatan di Natuna itu pun disambut haru oleh keluarga yang telah menunggu kedatangan mereka. Antara Foto/Umarul Faruq.

Sejumlah orang tua dari WNI yang telah menjalani masa observasi di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), mendatangi Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020). Pihak keluarga menyambut bahagia kedatangan anak mereka.

Sejumlah keluarga tampak menunggu kedatangan anggota keluarga mereka yang tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, usai selesai menjalani observasi kesehatan di Natuna, Sabtu (15/2/2020). Dok. Detikcom/Pradita Utama.

Sebanyak 238 WNI telah selesai menjalani observasi di Natuna telah tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020). Mereka langsung disambut oleh keluarganya.

Diketahui para WNI tersebut diterbangkan ke Lanud Halim Perdanakusuma menggunakan tiga pesawat milik TNI AU. Dok. Detikcom/Pradita Utama.

Ketua Umum SAPUHI Syam Resfiadi melaporkan jemaah umrah Indonesia per pukul 12.00 WIB sudah tak bisa terbang ke Arab Saudi. Begini situasinya.

Selain momen evakuasi serta observasi kesehatan ratusan WNI dari Wuhan di Natuna, pandemi COVID-19 turut berdampak pada dihentikannya sementara perjalanan umrah pada akhir Februari 2020. Tak sedikit jemaah umrah Indonesia yang akhirnya menumpuk di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, karena tak bisa terbang ke Arab Saudi pada Kamis (27/2/2020) lalu. Dok. Pribadi/Noviadi.

Ketua Umum SAPUHI Syam Resfiadi melaporkan jemaah umrah Indonesia per pukul 12.00 WIB sudah tak bisa terbang ke Arab Saudi. Begini situasinya.

Sebagai informasi, Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan sementara kedatangan jemaah umrah dari luar negaranya. Hal itu diungkapkan pihak Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada Kamis waktu setempat. Istimewa/Dok. Pribadi/Noviadi.

Ketua Umum SAPUHI Syam Resfiadi melaporkan jemaah umrah Indonesia per pukul 12.00 WIB sudah tak bisa terbang ke Arab Saudi. Begini situasinya.

Mengutip SPA, Kamis (27/2/2020), keputusan penangguhan sementara sebagai upaya pemerintah Arab Saudi mencegah penyebaran virus corona. Penangguhan itu pun atas rekomendasi Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Penangguhan ini berlaku untuk semua negara termasuk Indonesia. Istimewa/Dok. Pribadi/Noviadi.

Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan
Kilas Balik Februari, Karantina WNI dari Wuhan-Umrah Dihentikan