Foto

KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Infrastruktur Fiktif

Ari Saputra - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 20:04 WIB

Jakarta - Para tersangka kasus infrastruktur fiktif di Waskita Karya kembali diperiksa KPK untuk mendalami kasus korupsi tersebut. Diantarnaya Jarot Subana & Fakih Usman.

Jarot Subana diperiksa KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek insfrastruktur fiktif yang menjerat dirinya.

Tersangka mantan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Jarot Subana menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/10/2020)

Jarot Subana diperiksa KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek insfrastruktur fiktif yang menjerat dirinya.

Seperti diketahui, Jarot Subana bersama Desi Arryani dan Fakih Usman ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus korupsi proyek infrastruktur fiktif.

Jarot Subana diperiksa KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek insfrastruktur fiktif yang menjerat dirinya.

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus korupsi fiktif Waskita Karya yang menyeret Fathor Rachman dan Yuly Ariandi Siregar, Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk periode 2010-2014.

Jarot Subana diperiksa KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek insfrastruktur fiktif yang menjerat dirinya.

Ketiga tersangka tersebut diduga secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara atau dengan tujuan menguntungkan diri sendiri terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor yang diduga fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan oleh Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk tahun 2009-2015.

Jarot Subana diperiksa KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek insfrastruktur fiktif yang menjerat dirinya.

KPK mengatakan telah mendapat laporan hasil penghitungan kerugian negara dari BPK dalam kasus korupsi proyek infrastruktur fiktif itu. Kerugian negara dalam kasus itu disebut mencapai Rp 202 miliar.

Fakih Usman menjalani pemeriksaan di KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek infrastruktur fiktif.
Selain Jarot, Mantan Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian Divisi III/Sipil/II PT. Waskita Karya Tbk Fakih Usman juga turut diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/10/2020).
Fakih Usman menjalani pemeriksaan di KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek infrastruktur fiktif.
Fakih Usman diperiksa KPK terkait proyek fiktif di BUMN PT. Waskita Karya Tbk periode 2009-2015. Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus korupsi fiktif Waskita Karya yang menyeret Fathor Rachman dan Yuly Ariandi Siregar, Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk periode 2010-2014.
Fakih Usman menjalani pemeriksaan di KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek infrastruktur fiktif.
Selain Fakih Usman, Desi Arryani dan Jarot Subana juga turut ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ketiganya diduga secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara atau dengan tujuan menguntungkan diri sendiri terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor yang diduga fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan oleh Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk tahun 2009-2015.
KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Infrastruktur Fiktif
KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Infrastruktur Fiktif
KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Infrastruktur Fiktif
KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Infrastruktur Fiktif
KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Infrastruktur Fiktif
KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Infrastruktur Fiktif
KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Infrastruktur Fiktif
KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Infrastruktur Fiktif