Foto

KPK Gali Kasus Korupsi Proyek Infrastruktur Fiktif

Ari Saputra - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 16:18 WIB

Jakarta - Salah satu tersangka KPK, eks Dirut Jasa Marga, Desi Aryyani, kembali menjalani pemeriksaan terkait kasus korupsi proyek fiktif infrastruktur di KPK.

Mantan Dirut PT Jasa Marga, Desi Aryyani diperiksa KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek fiktif infrastruktur.

Desi Arryani menjadi tersangka saat menjabat sebagai mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya karena melakukan proyek fiktif. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek infrastruktur fiktif, Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Mantan Dirut PT Jasa Marga, Desi Aryyani diperiksa KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek fiktif infrastruktur.

Diketahui, dalam kasus ini KPK menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus korupsi proyek infrastruktur fiktif. Salah satunya adalah Desi Arryani, mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Mantan Dirut PT Jasa Marga, Desi Aryyani diperiksa KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek fiktif infrastruktur.

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus korupsi fiktif Waskita Karya yang menyeret Fathor Rachman dan Yuly Ariandi Siregar, Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk periode 2010-2014.

Mantan Dirut PT Jasa Marga, Desi Aryyani diperiksa KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi proyek fiktif infrastruktur.

Terkait dengan tiga tersangka baru yakni Desi Arryani, Jarot Subana, dan Fakih Usman, ketiganya diduga secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara atau dengan tujuan menguntungkan diri sendiri terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor yang diduga fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan oleh Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk tahun 2009-2015. KPK mengatakan telah mendapat laporan hasil penghitungan kerugian negara dari BPK dalam kasus korupsi proyek infrastruktur fiktif itu. Kerugian negara dalam kasus itu disebut mencapai Rp 202 miliar.

KPK Gali Kasus Korupsi Proyek Infrastruktur Fiktif
KPK Gali Kasus Korupsi Proyek Infrastruktur Fiktif
KPK Gali Kasus Korupsi Proyek Infrastruktur Fiktif
KPK Gali Kasus Korupsi Proyek Infrastruktur Fiktif