Foto

Trauma Healing untuk Anak-anak Imigran Rohingya di Aceh

ANTARA FOTO/Rahmad - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 21:30 WIB

Jakarta - Pendampingan psikososial diberikan kepada anak-anak imigran Rohingya setelah mengalami kejadian terhempas di tengah lautan yang ganas.

Sejumlah anak-anak pengungsi etnis Rohingya berteriak lepas saat dalam kegiatan terapi trauma healing di tempat penampungan bekas gedung imigrasi, Punteuet, Lhokkseumawe, Aceh, Rabu (1/7/2020). Berbagai kegiatan bersifat mendidik dan menghibur dilakukan para relawan untuk memulihkan kondisi psikologis dan menghilangkan trauma anak-anak Rohingya setelah terobang-ambing di lautan hingga terdampar ke Aceh. ANTARA FOTO/Rahmad/aww.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lhokseumawe bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) memberi pendampingan trauma healing melalui psychosocial support program (PSP) buat anak-anak pengungsi Rohingya di bekas Kantor Imigrasi Desa Punteuet, Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Ini dilakukan untuk menghilangkan rasa trauma karena mereka cukup lama di lautan lepas.  

Sejumlah anak-anak pengungsi etnis Rohingya berteriak lepas saat dalam kegiatan terapi trauma healing di tempat penampungan bekas gedung imigrasi, Punteuet, Lhokkseumawe, Aceh, Rabu (1/7/2020). Berbagai kegiatan bersifat mendidik dan menghibur dilakukan para relawan untuk memulihkan kondisi psikologis dan menghilangkan trauma anak-anak Rohingya setelah terobang-ambing di lautan hingga terdampar ke Aceh. ANTARA FOTO/Rahmad/aww.

Kepala Cabang ACT Lhokseumawe, Thariq Farline mengatakan pendampingan psikososial merupakan salah satu solusi untuk mengantisipasi sindrom pascatrauma di kalangan anak-anak. Metode ini juga tepat untuk pengungsi anak Rohingya untuk menyembuhkan psikologis mereka setelah terhempas di tengah lautan yang ganas. Lalu ada cukup banyak anak yang ikut dalam rombongan ini, sehingga perlu adanya edukasi.  

Sejumlah anak-anak pengungsi etnis Rohingya berteriak lepas saat dalam kegiatan terapi trauma healing di tempat penampungan bekas gedung imigrasi, Punteuet, Lhokkseumawe, Aceh, Rabu (1/7/2020). Berbagai kegiatan bersifat mendidik dan menghibur dilakukan para relawan untuk memulihkan kondisi psikologis dan menghilangkan trauma anak-anak Rohingya setelah terobang-ambing di lautan hingga terdampar ke Aceh. ANTARA FOTO/Rahmad/aww.

Dijelaskan Thariq, ke depannya, aksi-aksi serupa akan terus dilakukan, seperti menggambar maupun mancakrida bersama anak-anak Rohingya di pengungsian. Kini kondisi di tempat pengungsian lebih nyaman dan anak-anak Rohingya sangat cepat dekat dengan para relawan meskipun bahasa menjadi kendala untuk mereka.  

Sejumlah anak-anak pengungsi etnis Rohingya berteriak lepas saat dalam kegiatan terapi trauma healing di tempat penampungan bekas gedung imigrasi, Punteuet, Lhokkseumawe, Aceh, Rabu (1/7/2020). Berbagai kegiatan bersifat mendidik dan menghibur dilakukan para relawan untuk memulihkan kondisi psikologis dan menghilangkan trauma anak-anak Rohingya setelah terobang-ambing di lautan hingga terdampar ke Aceh. ANTARA FOTO/Rahmad/aww.

Selain pendampingan psikososial kebutuhan lain para pengungsi juga turut dipenuhi. Misalnya saja menyuplai kebutuhan pangan bagi pengungsi di sana. Tiap harinya ada 300 porsi makanan siap santap yang dibagi untuk tiga waktu, makan pagi, siang, dan malam.  

Sejumlah anak-anak pengungsi etnis Rohingya berteriak lepas saat dalam kegiatan terapi trauma healing di tempat penampungan bekas gedung imigrasi, Punteuet, Lhokkseumawe, Aceh, Rabu (1/7/2020). Berbagai kegiatan bersifat mendidik dan menghibur dilakukan para relawan untuk memulihkan kondisi psikologis dan menghilangkan trauma anak-anak Rohingya setelah terobang-ambing di lautan hingga terdampar ke Aceh. ANTARA FOTO/Rahmad/aww.

Saat ini, bantuan pangan memang yang menjadi pokok bagi pengungsi Rohingya. Hal tersebut karena mereka tiba di Aceh Utara setelah terkatung-katung di lautan tanpa perbekalan serta kondisi kapal yang memprihatinkan dan nyaris tenggelam. Mereka juga sekarang diisolasi, bagi pihak yang tidak berkepentingan tak diizinkan untuk melakukan interaksi dengan mereka dengan tujuan memutus rantai sebaran COVID-19.  

Trauma Healing untuk Anak-anak Imigran Rohingya di Aceh
Trauma Healing untuk Anak-anak Imigran Rohingya di Aceh
Trauma Healing untuk Anak-anak Imigran Rohingya di Aceh
Trauma Healing untuk Anak-anak Imigran Rohingya di Aceh
Trauma Healing untuk Anak-anak Imigran Rohingya di Aceh