Foto

Bermasker, Eks Kepala Dinas PUPR Mojokerto Diperiksa KPK

Ari Saputra - detikNews
Jumat, 13 Mar 2020 12:26 WIB

Jakarta - Tersangka gratifikasi terkait proyek-proyek di lingkungan Pemkab Mojokerto Zainal Abidin diperiksa KPK. Zainal menjalani pemeriksaan dengan memakai masker.

Tersangka korupsi, mantan Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto Zainal Abidin meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/3/2020). Zaenal Abidin diperiksa terkait kasusnya yakni disangka menerima gratifikasi terkait proyek jalan di lingkungan Pemkab Mojokerto tahun 2015.  Zainal Abidin bersama Bupati Mojokerto saat itu,  Mustofa Kamal Pasa, menerima suap mencapai hingga mencapai Rp 34 miliar.
Eks Kepala Dinas PUPR Pemkab Mojokerto, Zainal Abidin keluar gedung KPK usai menjalani pemeriksaan, Jumat (13/3/2020).
Tersangka korupsi, mantan Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto Zainal Abidin meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/3/2020). Zaenal Abidin diperiksa terkait kasusnya yakni disangka menerima gratifikasi terkait proyek jalan di lingkungan Pemkab Mojokerto tahun 2015.  Zainal Abidin bersama Bupati Mojokerto saat itu,  Mustofa Kamal Pasa, menerima suap mencapai hingga mencapai Rp 34 miliar.
Zainal Abidin diperiksa terkait kasusnya yakni gratifikasi proyek jalan di lingkungan Pemkab Mojokerto tahun 2015.
Tersangka korupsi, mantan Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto Zainal Abidin meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/3/2020). Zaenal Abidin diperiksa terkait kasusnya yakni disangka menerima gratifikasi terkait proyek jalan di lingkungan Pemkab Mojokerto tahun 2015.  Zainal Abidin bersama Bupati Mojokerto saat itu,  Mustofa Kamal Pasa, menerima suap mencapai hingga mencapai Rp 34 miliar.
Zainal Abidin ditetapkan sebagai tersangka dugaan gratifikasi bersama eks Bupati Mojokerto Mustofa Kemal Pasha. 
Tersangka korupsi, mantan Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto Zainal Abidin meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/3/2020). Zaenal Abidin diperiksa terkait kasusnya yakni disangka menerima gratifikasi terkait proyek jalan di lingkungan Pemkab Mojokerto tahun 2015.  Zainal Abidin bersama Bupati Mojokerto saat itu,  Mustofa Kamal Pasa, menerima suap mencapai hingga mencapai Rp 34 miliar.
Saat ditetapkan sebagai tersangka, KPK menduga gratifikasi yang diterima Zainal Abidin dan Mustofa Kemal Pasha Rp 3,7 miliar. Dalam proses penyidikan, jumlah gratifikasi yang ditemukan bertambah hingga mencapai Rp 34 miliar.
Tersangka korupsi, mantan Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto Zainal Abidin meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/3/2020). Zaenal Abidin diperiksa terkait kasusnya yakni disangka menerima gratifikasi terkait proyek jalan di lingkungan Pemkab Mojokerto tahun 2015.  Zainal Abidin bersama Bupati Mojokerto saat itu,  Mustofa Kamal Pasa, menerima suap mencapai hingga mencapai Rp 34 miliar.
Selain memakai masker, Eks Kepala Dinas PUPR Pemkab Mojokerto itu juga menutupi wajahnya menggunakan map saat meninggalkan gedung KPK.
Bermasker, Eks Kepala Dinas PUPR Mojokerto Diperiksa KPK
Bermasker, Eks Kepala Dinas PUPR Mojokerto Diperiksa KPK
Bermasker, Eks Kepala Dinas PUPR Mojokerto Diperiksa KPK
Bermasker, Eks Kepala Dinas PUPR Mojokerto Diperiksa KPK
Bermasker, Eks Kepala Dinas PUPR Mojokerto Diperiksa KPK