Foto

Ekspresi Tegang Zulkifli Hasan saat Penuhi Panggilan KPK

Ari Saputra - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 13:28 WIB

Jakarta - Ketum PAN Zulkifli Hasan memenuhi panggilan KPK. Zulkifli rencananya bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau

Ketum PAN Zulkifli Hasan memenuhi panggilan KPK. Zulkifli rencananya bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau.
Zulkifli tiba di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020), sekitar pukul 10.07 WIB. Wakil Ketua MPR itu tiba dengan memakai kemeja biru dan jaket biru dongker.
Ketum PAN Zulkifli Hasan memenuhi panggilan KPK. Zulkifli rencananya bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau.
Ia tak berbicara apapun saat tiba di KPK. Ia hanya melambaikan tangan dan masuk ke lobi gedung KPK. Pemanggilan hari ini merupakan penjadwalan ulang. Seharusnya Zulhas dipanggil pada hari Kamis (6/2).
Ketum PAN Zulkifli Hasan memenuhi panggilan KPK. Zulkifli rencananya bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau.
Keterangan Zulhas dibutuhkan KPK untuk penyidikan kasus dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau yang menjerat eks Gubernur Riau Annas Maamun.
Ketum PAN Zulkifli Hasan memenuhi panggilan KPK. Zulkifli rencananya bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau.
Dalam kasus ini, KPK menjerat PT Palma Satu sebagai tersangka korporasi. Perusahaan itu ditetapkan KPK sebagai tersangka korporasi dalam pengembangan kasus suap yang menjerat Annas Maamun ini.
Ketum PAN Zulkifli Hasan memenuhi panggilan KPK. Zulkifli rencananya bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau.
PT Palma Satu dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Ketum PAN Zulkifli Hasan memenuhi panggilan KPK. Zulkifli rencananya bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau.
Selain itu, KPK menetapkan dua tersangka lain, yakni Suheri Terta, Legal Manager PT Duta Palma Group tahun 2014; dan Surya Darmadi, pemilik PT Darmex Group atau PT Duta Palma. Mereka diduga terlibat dalam kasus suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau pada Kementerian Kehutanan tahun 2014.
Ketum PAN Zulkifli Hasan memenuhi panggilan KPK. Zulkifli rencananya bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau.
Keduanya disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP dan Pasal 56 KUHP.
Ketum PAN Zulkifli Hasan memenuhi panggilan KPK. Zulkifli rencananya bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau.
Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Kamis, 25 September 2014, pada Annas Maamun sebagai Gubernur Riau saat itu dan Gulat Medali Emas Manurung sebagai Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Riau. Baik Annas maupun Gulat telah divonis bersalah hingga putusannya berkekuatan hukum tetap.
Ekspresi Tegang Zulkifli Hasan saat Penuhi Panggilan KPK
Ekspresi Tegang Zulkifli Hasan saat Penuhi Panggilan KPK
Ekspresi Tegang Zulkifli Hasan saat Penuhi Panggilan KPK
Ekspresi Tegang Zulkifli Hasan saat Penuhi Panggilan KPK
Ekspresi Tegang Zulkifli Hasan saat Penuhi Panggilan KPK
Ekspresi Tegang Zulkifli Hasan saat Penuhi Panggilan KPK
Ekspresi Tegang Zulkifli Hasan saat Penuhi Panggilan KPK
Ekspresi Tegang Zulkifli Hasan saat Penuhi Panggilan KPK