Korban Banjir di Kabupaten Lima Puluh Kota Dievakuasi

Petugas melakukan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Seperti diketahui, banjir merendam 6 kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, sejak beberapa hari yang lalu.

Banjir tersebut terjadi karena dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin (9/10) lalu.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten 50 Kota, Joni Amir, 6 kecamatan yang terendam banjir di kawasan itu adalah  Kecamatan Payakumbuh, Suliki, Harau, Mungka, Pangkalan dan Lareh Sago Halaban.

Ratusan rumah warga dan lahan pertanian pun terendam banjir di wilayah tersebut. Akitivitas warga pun menjadi terganggu.

Terkait dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, menetapkan status tanggap darurat banjir dan longsor.

Masa tanggap darurat berlaku hingga 17 Desember 2019.

Bupati Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi mengatakan evakuasi korban menjadi prioritas selama masa tanggap darurat.

Berikutnya, pemerintah bakal membersihkan material longsor yang menutup jalur transportasi.

Petugas pun dikerahkan untuk memantau dan membantu warga yang menjadi korban terdampak banjir di kawasan tersebut.