Foto

Melihat Aktivitas Eskavator Menggusur Bangunan Liar di Sunter

Pradita Utama - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 18:39 WIB

Jakarta - Bangunan liar di kawasan Sunter, Jakut, digusur sejak Kamis (14/11) lalu. Kawasan itu digusur karena akan ditata guna mengembalikan fungsi saluran dan jalan.

Sejumlah eskavator nampak sedang menghancurkan sisa-sisa puing bangunan liar di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Senin (18/11/2019).

Pemkot Jakarta Utara menyebut penggusuran bangunan liar di Jalan Sunter Agung Perkasa, Tanjung Priok demi menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas banjir.

Pasalnya selama ini, kawasan tersebut tergenang banjir karena saluran diduduki oleh bangunan.

Ada dua penataan yang dilakukan oleh Pemkot Jakut yaitu penataan pembangunan jogging track sepanjang jalan inspeksi Danau Selatan (danau 1) di sepanjang RW 001, 005 & 006 yang bertujuan menciptakan tata ruang yang ramah lingkungan dan sehat.

Kedua, penataan pengembalian fungsi saluran yang terintegrasi dengan Danau Sunter Selatan (danau 2) sebagai solusi dalam menangani bencana banjir ketika musim hujan dan menciptakan ruang tata kelola yang lebih baik.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, mengatakan penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran dan jalan yang diduduki sejumlah pemilik usaha barang bekas. Selama ini, mereka mendirikan bangunan di atas saluran.

Ali menuturkan nantinya saluran di sejumlah jalan di atas akan tekoneksi dengan saluran penghubung (PHB) Jl Agung Perkasa VIII sebelum dialirkan ke Danau Sunter Selatan.

Dengan sistem saluran yang terkoneksi, air bisa segera disalurkan dari kawasan yang saat puncak penghujan bisa tergenang hingga ketinggian 50 sentimeter tersebut.

Pemkot Jakut menegaskan sosialisasi sudah dilakukan sebelum penggusuran. Lurah juga telah memberikan surat imbauan kepada warga yang menduduki kawasan itu tanpa Hak Kepemilikan Tanah agar mengosongkan lokasi.

Proses sosialisasi dilanjutkan dengan membuka ruang dialog dan mendata warga Jalan Agung Perkasa 8 sesuai kebutuhan, seperti pemindahan anak warga yang masih sekolah, menyiapkan rusun untuk relokasi, dan menyiapkan tenaga kendaraan angkut bila diperlukan untuk membantu warga memindahkan barangnya. Ali pun mengatakan warga menyambut baik upaya ini.

Penertiban terpadu ini dilakukan sejak Kamis (14/11) lalu dengan hasil antara lain, 25 lapak telah dibongkar, sebagian lapak dibongkar sendiri oleh pemilik, barang-barang lapak mereka dibantu petugas PPSU. Sementara sisanya, pemilik meminta waktu untuk membongkar sendiri dimulai Jumat (15/11) lalu. Hingga saat ini warga masih berupaya membongkar bangunannya sendiri.

Melihat Aktivitas Eskavator Menggusur Bangunan Liar di Sunter
Melihat Aktivitas Eskavator Menggusur Bangunan Liar di Sunter
Melihat Aktivitas Eskavator Menggusur Bangunan Liar di Sunter
Melihat Aktivitas Eskavator Menggusur Bangunan Liar di Sunter
Melihat Aktivitas Eskavator Menggusur Bangunan Liar di Sunter
Melihat Aktivitas Eskavator Menggusur Bangunan Liar di Sunter
Melihat Aktivitas Eskavator Menggusur Bangunan Liar di Sunter
Melihat Aktivitas Eskavator Menggusur Bangunan Liar di Sunter
Melihat Aktivitas Eskavator Menggusur Bangunan Liar di Sunter
Melihat Aktivitas Eskavator Menggusur Bangunan Liar di Sunter
Melihat Aktivitas Eskavator Menggusur Bangunan Liar di Sunter