Foto

Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta

Pradita Utama - detikNews
Rabu, 06 Nov 2019 08:00 WIB

Jakarta - Melihat ada kesenjangan kaya dan miskin, ibu kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih mendirikan Sekolah Darurat Kartini gratis untuk anak-anak tidak mampu.

Sri Rossyati dan Sri Irianingsih memberikan pelajaran kepada siswa-siswi di kawasan Sekolah Darurat, Ancol, Jakarta Utara.

Melihat ada kesenjangan antara si kaya dan si miskin, Sri Rossyati (67) dan Sri Irianingsih (67) mendirikan Sekolah Darurat Kartini, sekolah gratis bagi anak-anak jalanan dan anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran yang layak. Termasuk anak-anak jalanan dan anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Kini, 29 tahun sudah ibu kembar ini mengelola Sekolah Darurat Kartini. 

Mereka bersyukur sudah banyak lulusan yang telah meraih sukses dan bekerja di berbagai bidang.

Berdiri pada 1990, Sekolah Darurat Kartini memulai bentuknya di kolong tol di Jakarta Utara. Sekolah gratis bagi anak jalanan berusia 4-18 tahun.

Bagunan sekolah berada di tengah perkampungan kumuh, tak jauh dari jembatan tol dan pernah mengalami 5 kali pengusuran.

Pada awal berdiri, sekolah tersebut berada di kolong tol, dengan tiang dan konstruksi beton sebagai dinding dan atap.

Pada tahun 2013, berkat donasi dari berbagai pihak dapat dibangun Sekolah Darurat Kartini seperti saat ini, lengkap dengan isi alat tulis yang biasa dipinjamkan kepada siswa. Suasana kelas Sekolah Darurat Kartini dengan pencahayaan seadaanya.

Sekolah ini dibagi beberapa kelompok yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, SD, SMP dalam satu ruangan dengan pembatas hanya kursi-kursi.

Selain pendidikan di sekolah, ibu guru kembar juga menekankan pentingnya peran orang tua memberikan pendidikan dan pengetahuan. Karena banyak kasus pelecehan seksual anak usia dini terutama anak perempuan.

Tujuan ujian nasional agar mereka memiliki ijazah dan dapat bekerja.

Di Sekolah Darurat Kartini tak hanya diajarkan pendidikan seperti di sekolah formal, mereka juga diajarkan keterampilan memasak, menjahit dan keterampilan lainnya.

Harapan ibu guru kembar adalah agar anak didiknya ketika sudah lulus sekolah tidak hanya memiliki pendidikan saja melainkan punya bakat dan keahlian.

Harapan ibu guru kembar adalah agar anak didiknya ketika sudah lulus sekolah tidak hanya memiliki pendidikan saja melainkan punya bakat dan keahlian.

Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta
Melihat Sekolah Darurat Ibu Kembar di Utara Jakarta