Foto

Penyandang Dana Rencana Pengagalan Pelantikan Presiden Ditangkap

Lamhot Aritonang - detikNews
Kamis, 24 Okt 2019 20:13 WIB

Jakarta - Polisi menangkap Suci Rahayu penyandang dana kasus rencana pengagalan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Suci dihadirkan di Polda Metro Jaya.

Polisi menangkap Suci Rahayu penyandang dana kasus rencana pengagalan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.
Suci sebelumnya disebut memberikan dana sebesar Rp 700 juta, tapi saat konferensi pers Kasubbit Penmas Dithumas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng menyebut dana yang diberikan Suci hanya Rp 700 ribu.
Suci mentransfer dana tersebut langsung ke rekening Samsul Huda yang juga telah ditetapkan tersangka. Samsul merupakan salah satu admin dari grup WhatsApp yang jadi tempat para tersangka berkomunikasi.
"SR (Suci Rahayu) juga adalah ikut memberikan uang atau sebagai penyandang dana dengan jumlah Rp 700 ribu. Pertama (dikirim) Rp 200 ribu, kedua (dikirim) Rp 500 ribu," kata Gede di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (24/10).
Selain suci polisi juga menangkap penyandang dana lainnya berinisial RA alias Abu Yaksa. Laki-laki tersebut memberikan dana sebesar Rp 75 ribu.
Keduanya menggunakan dana pribadi untuk aksi mereka.
Penangkapan Suci dan Abu menambah daftar tersangka untuk kasus yang sama menjadi delapan orang. Sebelumnya Polda Metro Jaya juga sudah mengamankan tersangka E, FAB, RH, HRS, PSM, dan SH alias Samsul Huda.
Penyandang Dana Rencana Pengagalan Pelantikan Presiden Ditangkap
Penyandang Dana Rencana Pengagalan Pelantikan Presiden Ditangkap
Penyandang Dana Rencana Pengagalan Pelantikan Presiden Ditangkap
Penyandang Dana Rencana Pengagalan Pelantikan Presiden Ditangkap
Penyandang Dana Rencana Pengagalan Pelantikan Presiden Ditangkap
Penyandang Dana Rencana Pengagalan Pelantikan Presiden Ditangkap
Penyandang Dana Rencana Pengagalan Pelantikan Presiden Ditangkap