Tampang Pelaku Pemerkosa dan Pembunuh Wanita Difabel di Pekalongan

Pelaku pemerkosaan dan pembunuhan sadis seorang wanita difabel di Pekalongan akhirnya dibekuk polisi kemarin. Dalam jumpa pers di Polres Pekalongan, pelaku bernama Jumari (30) ini dihadirkan di hadapan media, Jumat (18/10/2019).

Diketahui saat akan dibekuk oleh polisi pelaku sempat melawan dan mencoba melarikan diri sehingga terpaksa dilumpuhkan kaki kanannya oleh petugas. Pelaku warga Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan ditangkap di daerah Tegal Selatan, Kota Tegal. Ia berniat sembunyi di rumah saudaranya.

Pelaku nampak mengenakan baju tahanan berwarna biru saat dihadirkan di hadapan awak media. Saat ditanya detikcom, Jumari mengaku menyesal atas apa yang dilakukan pada korban.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Pekalongan, AKBP Aris Tri Yunarko menjelaskan bahwa Jumari telah merencanakan aksi sadisnya terhadap korban. Jumari dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal hukuman mati dan seumur hidup.

Selain menghadirkan pelaku, barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas kepolisian turut ditampilkan di hadapan wartawan. Salah satunya adalah motor milik pelaku pemerkosaan dan pembunuhan wanita difabel di Pekalongan tersebut.

Diberitaan sebelumnya, mayat korban yang ditemukan di dalam karung tergeletak di kebun kosong bantaran Sungai Sragi Baru, Dukuh Blimbing Lor RT 02 RW 02, Desa Blimbing Wuluh, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi kejadian pada Rabu (16/10) pukul 14.00 WIB. Berdasarkan hasil autopsi, mayat perempuan dalam karung itu merupakan korban pemerkosaan dan penganiayaan. Jasad korban telah dimakamkan oleh keluarganya kemarin.