Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan di Jakpus

Foto

Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan di Jakpus

Pradita Utama - detikNews
Kamis, 03 Okt 2019 13:34 WIB

Jakarta - Vaksinasi rabies dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (Sudin KPKP) Jakarta Pusat di Kelurahan Kartini.

Dokter Hewan melakukan vaksinasi rabies di kawasan Kelurahan Kartini, Jakarta Pusat, Kamis (3/10).

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (Sudin KPKP) Jakarta Pusat berhasil lampaui target pemberian vaksin pada hewan penular rabies (HPR).

Dari target 4.290, vaksin diberikan pada 4.348 HPR. Sebagai rincian 4.348 HPR diantaranya anjing sebanyak 2.011, kucing (2.330), kera (12) dan musang sebanyak 25.

Terkait Hari Rabies Sedunia, 28 September, Sudin KPKP Jakarta Pusat memberikan vaksin gratis untuk hewan peliharaan yang dimiliki oleh warga Jakarta Pusat. Vaksin antirabies wajib diberikan kepada HPR seperti anjing, kucing, musang dan kera.

Virus rabies diketahui dapat menular ke tubuh manusia melalui gigitan HPR. Bila manusia sudah terkena rabies, maka virus tersebut dapat menyerang saraf dan otot sehingga dapat menimbulkan kematian. 

Menurut WHO, 99% kasus rabies pada manusia ditularkan oleh anjing. Di Indonesia 98% kasus rabies ditularkan akibat gigitan anjing dan sisanya adalah akibat gigitan kucing dan kera.Hingga saat ini, DKI Jakarta diketahui sudah bebas dari rabies sejak 2004. Diharapkan dengan adanya pemberian vaksin rabies secara gratis masyarakat mengetahui pentingnya vaksin bagi hewan peliharaannya.

Pemberian vaksin rabies secara gratis ini tidak hanya dilakukan di Jakarta Pusat tapi di wilayah Provinsi DKI Jakarta untuk merayakan Hari Rabies Sedunia pada 28 September lalu.

Pemerintah Indonesia mencanangkan Indonesia bebas rabies pada 2020.  Program ini dilakukan mengingat bahwa rabies merupakan salah satu penyakit menular strategis yang menjadi prioritas bagi pemerintah untuk diberantas. Penyebaran penyakit ini sudah meluas di Indonesia serta ancaman bahaya bagi kesehatan hewan dan manusia.

Fakta yang ada menunjukkan bahwa rabies tak bisa dipandang sebelah mata dan masih menjadi ancaman di Indonesia. Penyakit yang menyerang sistem saraf pusat manusia ini dapat menimbulkan kematian. Kementerian Kesehatan RI mencatat, sebanyak 836 kasus positif rabies ditemukan pada rentang tahun 2011-2017. 

Sebanyak 100 di antaranya berujung pada kematian. Data teranyar tahun 2017 mencatat posisi tertinggi angka kasus kematian akibat rabies terjadi di Sulawesi Selatan dan Kalimantan Barat dengan jumlah 22 kasus. Disusul Sulawesi Utara (15 kasus), Sumatera Utara (11 kasus), dan Nusa Tenggara Timur (10 kasus). Kementrian mendata, sebanyak 98% kasus penularan rabies berasal dari gigitan anjing. Sementara sisanya, dua persen berasal dari gigitan kucing dan kera.

Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan di Jakpus
Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan di Jakpus
Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan di Jakpus
Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan di Jakpus
Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan di Jakpus
Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan di Jakpus
Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan di Jakpus
Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan di Jakpus
Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan di Jakpus
Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan di Jakpus