Unik Banget! Warga Bantul Nikahkan Lumpang dan Alu - Foto 2

Foto

Unik Banget! Warga Bantul Nikahkan Lumpang dan Alu

Pradito Rida Pertana - detikNews
Minggu, 18 Agu 2019 20:44 WIB

Jakarta - Warga pedukuhan Onggopatran, Bantul, punya tradisi unik menikahkan dua alat tradisional yakni lumpung dan alu. Penasaran?

Acara pernikahan ternyata bukan hanya manusia saja, seperti yang ada di Pedukuhan Onggopatran, Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Warga di pedukuhan tersebut menikahkan lumpang dan alu, dua alat tradisional untuk mengolah hasil pertanian.

Prosesi pernikahan kedua benda ini juga terbilang unik, mengingat setiap perwakilan tiap RT di Pedukuhan tersebut harus mengajukan lamaran kepada tokoh masyarakat yang menjadi wali dari lumpang bernama Nyi Tentrem.

Lamaran itu berupa alu yang dikirab menuju lokasi keberadaan lumpang. Setelah menjalani seleksi, nantinya akan terpilih sebuah alu yang menjadi pasangan Nyi Tentrem.

Pantauan detikcom, sejak siang hari ratusan warga telah berkumpul di pinggir persawahan yang ada di Daup Alu di Pedukuhan Onggopatran, Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Minggu (18/8/2019). Selanjutnya, dengan mengenakan pakaian adat Jawa berwarna-warni mereka mulai melakukan kirab dengan rute mengelilingi Pedukuhan tersebut.

alam kirab tersebut, warga turut membopong sebuah tandu berisi hasil bumi, makanan, hewan ternak dan benda berukuran panjang menyerupai alu. Setelah menempuh perjalanan sejauh 3,5 kilometer, warga kembali ke pinggir persawahan yang menjadi lokasi keberadaan lumpang Nyi Tentrem.

Sesampainya di lokasi tersebut, perwakilan dari masing-masing RT melamar lumpang Nyi Tentrem. Terdengar negoisasi disertai gelak tawa antara perwakilan RT dengan tokoh masyarakat yang menjadi wali nikah dari lumpang tersebut.

Setelah menjalan seleksi, ternyata tiga dari empat alu yang dibawa perwakilan RT berisi makanan seperti lemper dan ketan. Sedangkan salah satu alu ada yang benar-benar terbuat dari kayu, setelah memastikan pasangan lumpang tersebut, maka alu yang memiliki panjang sekitar 2 meter ini dipasangkan dengan lumpang Nyi tentrem.

Panitia Daup Alu, Joko Sulistyo menjelaskan, bahwa lumpang tersebut ditemukan di Sungai buntung pada tahun 1960-an. Setelah penemuan itu, warga berupaya memindahkan lumpang tapi tidak kunjung berhasil.

Unik Banget! Warga Bantul Nikahkan Lumpang dan Alu
Unik Banget! Warga Bantul Nikahkan Lumpang dan Alu
Unik Banget! Warga Bantul Nikahkan Lumpang dan Alu
Unik Banget! Warga Bantul Nikahkan Lumpang dan Alu
Unik Banget! Warga Bantul Nikahkan Lumpang dan Alu
Unik Banget! Warga Bantul Nikahkan Lumpang dan Alu
Unik Banget! Warga Bantul Nikahkan Lumpang dan Alu
Unik Banget! Warga Bantul Nikahkan Lumpang dan Alu