Serangan Udara Sasar Pusat Detensi Migran Libya, 40 Orang Tewas

Serangan udara terjadi di pusat detensi migran di pinggiran Tripoli, ibu kota Libya, pada Selasa (2/7/2019) malam waktu setempat.

Menurut juru bicara dinas darurat, Osama Ali, sebanyak 120 imigran ditahan di dalam hangar yang terkena serangan udara tersebut.

Sekitar 40 orang imigran tewas akibat serangan udara tersebut.

Sedikitnya 70 orang lainnya terluka dalam serangan tersebut.

Sebuah mobil polisi menjadi saksi mengerikannya serangan udara yang menyasar  pusat detensi migran di pinggiran Tripoli, ibu kota Libya.

Para petugas penyelamat melakukan pencarian untuk menemukan para korban yang mungkin masih tertimpa reruntuhan bangunan. Puluhan ambulans dikerahkan ke lokasi kejadian.

Puluhan imigran yang selamat pun berkumpul di tengah lapangan untuk menyelamatkan diri dan membawa serta barang-barang mereka keluar dari pusat detensi migran yang telah rusak akibat serangan udara.

Kota Tajoura, di sebelah timur Tripoli, adalah tempat bagi beberapa kamp militer yang bersekutu dengan Pemerintah Persatuan Nasional Libya (GNA). Pasukan GNA selama tiga bulan telah memerangi pasukan Haftar yang berusaha mengambil alih ibu kota.