Foto

Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia

Istimewa - detikNews
Kamis, 16 Mei 2019 03:45 WIB

Rusia - Sejarah dan perkembangan Islam di Rusia menarik untuk ditelusuri. Beragam bangunan yang menjadi saksi penyebaran agama Islam pun banyak ditemukan di negara ini.

Masjid Katedral Moskow dibangun pada tahun 1904 dan mendapuk Nikolay Zhukov sebagai arsiteknya. Jangan terkecoh dengan sebutan 'Katedral' yang melekat di nama masjid ini ya. Pasalnya masyarakat di sana sudah terbiasa menyebut bangunan gereja berukuran besar sebagai Katedral, maka masjid besar di kota Moskow ini pun disebut sebagai Masjid Katedral. Dok. Wikipedia/A.Savin.

Selanjutnya ada Masjid Ahmad Kadyrov atau yang dikenal dengan sebutan Masjid Jantung Checnya. Masjid yang dibuka untuk umum pada tahun 2008 silam ini dinamai dari nama presiden pertama Republik Chechnya, Akhmat Kadyrov. Yang menarik dari masjid ini adalah masjid yang mampu menampung hingga 10 ribu jemaah itu memiliki kamera yang dipasang di luar masjid dan disiarkan setiap saat. Dok. www.beautifulmosque.com.

Bagian eksterior dan interior dinding masjid bergaya Turki ini dilapisi oleh marmer. Para perajin asal Turki dikerahkan untuk melukiskan kaligrafi yang menghiasi dinding-dinding masjid yang disebut sebagai salah satu masjid terbesar di Eropa tersebut. Dok. www.beautifulmosque.com.

Ada pula Masjid Lala Tulpan di Ufa, Bashkortostan, Rusia. Nama masjid yang didominasi warna merah dan putih ini memiliki artiĀ  'bunga tulip yang bermekaran'. Selain itu, masjid ini juga memiliki dua menara kembar yang menjulang tinggi mencapai 53 meter. Tak heran, masjid yang dibangun pada tahun 1990 ditu isebut sebagai salah satu masjid tertinggi di Rusia. Dok. Wikipedia/WadPol.

Bentuk arsitektur masjid ini pun terbilang unik. Bentuk atap masjid ini bukan kubah seperti masjid pada umumnya, melainkan berbentuk tiga limas yang nampak tersusun satu sama lain. Bagian depan bangunan masjid ini menampilkan bentuk tiga buah segitiga sama kaki yang tampak simetris saat disandingkan dengan dua menara yang menjulang di hadapannya. Dok. Wikipedia/Andytev.

Masjid Juma di Derbent disebut sebagai masjid tertua yang ada di Rusia. Masjid yang dibangun pada tahun 773 Masehi ini diperkirakan menjadi salah satu bukti sejarah awal masuknya agama Islam ke Rusia. Dok. www.rbth.com

Selanjutnya ada Masjid Agung Makhachkala yang berada di Dagestan, Rusia. Masjid yang dibangun pada tahun 1997 ini didanai oleh salah satu keluarga terkaya di Turki. Masjid ini disebut sebagai salah satu masjid terluar di Rusia karena mampu menampung hingga 17 ribu jemaah. Dok. Wikipedia.

Masjid Biru Sankt Petersburg jadi saksi bisu hubungan mesra Indonesia dan Uni Sovyet di masa silam. Masjid yang dibangun pada tahun 1910 itu memiliki nama asli Jamul Muslimin namun masjid itu harus beralih fungsi menjadi gudang kala Rusia, dulu Uni Sovyet, menganut sistem pemerintahan Komunis. Dok. Wikipedia/Alex 'Florstein' Fedorov.

Kunjungan Soekarno ke Leningrad, nama kota Sankt Petersburg kala itu, merubah wajah Masjid Biru tersebut. Presiden pertama RI itu meminta kepada Nikita Khrushchev, sang pemimpin Sovyet kala itu, untuk mengembalikan fungsi masjid itu sebagai tempat ibadah tak lagi sebagai gudang. Tak heran masjid itu dikenal pula dengan nama Masjid Soekarno. Dok. Wikipedia/Canes.

Masjid Bulgar di Kazan memiliki bentuk bangunan yang menawan. Masjid ini kian populer karena menjadi satu-satunya masjid berawarna putih di Rusia. Konon katanya, di masjid ini juga terdapat Alquran terbesar di dunia yang dipenuhi dengan giok, emas, phyanite, dan perak. Dok. www.beautifulmosque.com.

Masih di Kazan, ada sebuah masjid yang memiliki nilai historis tinggi. Masjid itu bernama Masjid Qolsharif atau Kul Sharif yang diambil dari nama pemimpin dan ulama terkemuka di Kazan Khanate di masa silam. Qolsharif diketahui meninggal pada tahun 1552 ketika berusaha mempertahankan Kazan bersama dengan sejumlah muridnya dari pendudukan Rusia. Untuk mengenang jasanya, Presiden Tatarstan Mintimer Shaymiev menginstruksikan untuk membangun kembali sebuah masjid pada tahun 1996. Dok. Wikipedia/A.Savin.

Masjid dengan enam menara setinggi 55 meter itu dinobatkan sebagai masjid dengan jumlah menara terbanyak di Rusia dan ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia. Dok. Wikipedia/Gontzal86.

Masjid Mukhtarov di Vladikavkaz, Rusia, dibangun pada tahun 1905 dan dibiayai oleh Murtaza Agha Mukhtarov, seorang jutawan minyak dari Baku. Masjid yang dirancang oleh Jozeph Ploshko ini memadukan gaya klasik Rusia dengan gaya arsitektur Mesir. Dok. Wikipedia/osif Korotkij.

Di masa ketika kampanye ateis berlangsung pada tahun 1934, dewan kota Soviet memutuskan untuk menghancurkan masjid ini. Namun, Komandan Kompi Tatar XXV Y.I. Betkenev memerintahkan pasukannya untuk melindungi masjid tersebut. Hingga akhirnya pemerintah pun menyerah dan memberikan status monumen arsitektur pada masjid bersejarah ini. Dok. www.beautifulmosque.com.

Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia
Menengok Sejarah Penyebaran Islam di Rusia