Foto

Dirampas Negara, Ini Potret Rumah Megah yang Digugat Putri Djoko Susilo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 26 Apr 2019 12:05 WIB

Solo - Menkeu merampas rumah Irjen Djoko Susilo di Solo. Sebab, rumah itu dibeli dari hasil korupsi. Putri Djoko, Poppy Femialya tak terima dan menggugat Menkeu.

Kasus bermula saat MA menjatukan hukuman 18 tahun penjara kepada Djoko Susilo pada 2013 lalu. Selain itu, MA juga memutuskan harta Djoko dirampas negara karena hasil korupsi dan pencucian uang.
Salah satu yang dirampas negara yaitu sebuah rumah megah di Jalan Perintis Kemerdekaan no 70, Sondakan, Laweyan, Solo. Nah, Poppy yang merasa membeli rumah itu tidak terima dan menggugat SK Nomor S-234/MK.6/2017 tentang Persetujuan Hibah Barang Milik Negara ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.
Pada 23 Mei 2018, PTUN Jakarta memutuskan guguatan itu tidak bisa diterima. Putusan itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta pada 16 Oktober 2018.
Poppy tidak terima dan mengajukan kasasi. Tapi MA menolak gugatan itu. Duduk sebagai ketua majelis Supandi dengan anggota Yodi Martono Wahyunadi dengan anggota Is Sudaryono. Majelis menyatakan perampasan itu berdasarkan Putusan Nomor 537 K/Pid.Sus/2014 tanggal 4 Juni 2014 yang telah berkekuatan hukum tetap.
Salah satu kamar rumah tersebut. MA menyatakan pemohon kasasi (Poppy-red) tidak lagi memiliki kepentingan dengan tanah dan bangunan a quo karena berdasarkan keputusan objek sengketa telah disetujui untuk dipindahtangankan melalui mekanisme hibah untuk digunakan dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Pemkot Surakarta
Dirampas Negara, Ini Potret Rumah Megah yang Digugat Putri Djoko Susilo
Dirampas Negara, Ini Potret Rumah Megah yang Digugat Putri Djoko Susilo
Dirampas Negara, Ini Potret Rumah Megah yang Digugat Putri Djoko Susilo
Dirampas Negara, Ini Potret Rumah Megah yang Digugat Putri Djoko Susilo
Dirampas Negara, Ini Potret Rumah Megah yang Digugat Putri Djoko Susilo