Foto

BNN Pamerkan 1,4 Ton Ganja Jaringan Aceh

Agung Pambudhy - detikNews
Jumat, 01 Feb 2019 13:17 WIB

Jakarta - BNN bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai mengungkap peredaran narkoba jaringan Aceh. Sebanyak 1,4 ton ganja disita dalam kasus ini.

Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai mengungkap peredaran narkoba jaringan Aceh.
Informasi tersebut disampaikan Kepala BNN Komjen Heru Winarko dalam jumpa pers di Kantor BNN Pusat, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (1/2/2019).
Heru mengatakan, dalam kasus ini ada 5 orang yang jadi tersangka.
Pengungkapan kasus ini bermula, awalnya tim gabungan menyelidiki sebuah truk engkel box dari Aceh yang diduga memuat ganja. Petugas membuntuti truk ini dan melakukan penangkapan di wilayah Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/1) sekitar pukul 13.35 WIB.
Setelah menangkap tersangka, petugas kemudian melakukan penggeledahan truk yang telah dikamuflase. Anjing pelacak narkotika dari unit K9 dilibatkan.
Hasilnya, petugas menemukan bungkusan-bungkusan ganja yang disembunyikan dalam kompartemen khusus di dasar truk yang ditutup dengan pelat besi.
Selanjutnya di hari yang sama petugas gabungan juga menyita ganja yang dikirim melalui kargo Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 19.45 WIB. Dari penyitaan tersebut, petugas kemudian mengamankan 2 orang tersangka berinisial IM dan SP. Tersangka SP sendiri merupakan warga binaan di Rutan Kebon Waru, Bandung yang diduga sebagai pengendali dari jaringan ini.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, petugas menyita lagi sejumlah ganja pada Kamis (31/1) di daerah Sarua, Depok. Jawa Barat. Dalam penyitaan tersebut petugas mengamankan 2 orang tersangka berinisial AS dan AB. Ganja tersebut juga diketahui merupakan kiriman dari Aceh melalui kargo yang telah diambil oleh salah seorang tersangka dan dibawa ke rumahnya di Sarua, Depok.
Selain barang bukti ganja 1,4 ton dalam ungkap kasus ini beberapa barang bukti juga disita. Di antaranya satu buah truk engkel box, satu mobil pikap, satu mobil kijang kapsul, beberapa buah telepon genggam dan kartu identitas dari para tersangka. Atas pebuatannya kelima tersangka terancam Pasal 114 Ayat (2) Sub 111 Ayat (2) Sub 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup.
Selain itu juga dipamerkan sabu seberat 73,949 Kg dan 10.000 butir ekstasi. Barang haram ini merupakan hasil pengungkapan BNN bekerja sama dengan Ditjen Bea Cukai dan Kemenkumham. Penggagalan penyelundupan narkotika sindikat intemasional ini terjadi pada hari Kamis (10/1) di perariran Aceh Utara.
BNN Pamerkan 1,4 Ton Ganja Jaringan Aceh
BNN Pamerkan 1,4 Ton Ganja Jaringan Aceh
BNN Pamerkan 1,4 Ton Ganja Jaringan Aceh
BNN Pamerkan 1,4 Ton Ganja Jaringan Aceh
BNN Pamerkan 1,4 Ton Ganja Jaringan Aceh
BNN Pamerkan 1,4 Ton Ganja Jaringan Aceh
BNN Pamerkan 1,4 Ton Ganja Jaringan Aceh
BNN Pamerkan 1,4 Ton Ganja Jaringan Aceh
BNN Pamerkan 1,4 Ton Ganja Jaringan Aceh
BNN Pamerkan 1,4 Ton Ganja Jaringan Aceh