Maturidi putranya Nyak Sandang memberikan keterangan pers sehubungan dengan kesehatan ayahnya di RSPAD, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3/2018).
Menurut Maturidi, bahwa operasi katarak mata ayahnya berjalan lancar dan sekarang sudah bisa melihat dan rencananya akan pulang Rabu pekan ini.
Maturidi mengungkapkan, sedianya Nyak Sandang diperbolehkan pulang setelah kondisinya dinyatakan membaik dan kembali lagi pada Rabu 4 April untuk kontrol. Namun, ternyata Nyak Sandang diperkenankan tinggal di rumah sakit hingga sampai waktu kontrol.
Nyak Sandang punya jasa besar bagi Indonesia. Ia menjual sepetak tanah dan 10 gram emas seharga Rp 100 saat berusia 23 tahun. Nyak Sandang memberikan uang itu kepada Presiden Soekarno pada 1948. Presiden Pertama RI itu tengah mencari dana untuk membeli pesawat pertama Indonesia.