Saat melakukan proses identifikasi, ditemukan sejumlah bercak darah.
Bercak darah itu berceceran di lantai, sajadah dan jendela masjid.
Polisi melakukan proses identifikasi.
Terlihat Wakapolres Bandung Kompol Mikranuddin bersama petugas INAFIS Polres Bandung masih melakukan proses identifikasi di dalam masjid.
Proses identifikasi tersebut disaksikan oleh ratusan santri, alumni santri dan warga sekitar. Selain itu, sejumlah tamu berdatangan ke Pesantren Al-Hidayah untuk mengetahui kabar kebenaran peristiwa tersebut.
Sebelumnya KH Umar Basri (60), Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dianiaya oleh orang tidak dikenal di dalam masjid, usai salat subuh.