KPK Akan Gelar Teater Musikal 'Raksasa'

Pertunjukan musikal yang diisi oleh anak-anak dan remaja ini bakal berlangsung pada 22-23 Desember di Teater Jakarta.
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (tengah) bersama Sutradara Teater Musikan Raksasa Marintan Sirait (kiri), dan Produser Teater Musikal Raksasa Andar Manik (kanan) memberi keterangan pers mengenai pertunjukan Teater Raksasa di lobi Gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/12).
Pertunjukan musikal 'Raksasa' merupakan salah satu upaya pencegahan korupsi melalui sosialisasi di bidang seni. Melalui pertunjukan ini, nilai-nilai integritas bisa disampaikan pada anak-anak.
Di pentas ini, anak-anak dan para pemain lainnya diharapkan dapat menyebarkan 10 nilai integritas yang terdiri dari jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, adil, dan jujur.
Teater musikal ini melibatkan sekitar 250 orang yang terbagi ke dalam 50 pemain teater dan 60 musisi muda, tim artistik (Sembilan Matahari dan Kultse), fasilitator dan orangtua, serta tim produksi.
Sebagai rangkaian kegiatan dan menunjang penyampaian pesan antikorupsi, Jendela Ide juga menggelar workshop 'Bunyi' dan 'Pohon Harapan'.
Pertunjukan musikal yang diisi oleh anak-anak dan remaja ini bakal berlangsung pada 22-23 Desember di Teater Jakarta.
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (tengah) bersama Sutradara Teater Musikan Raksasa Marintan Sirait (kiri), dan Produser Teater Musikal Raksasa Andar Manik (kanan) memberi keterangan pers mengenai pertunjukan Teater Raksasa di lobi Gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/12).
Pertunjukan musikal Raksasa merupakan salah satu upaya pencegahan korupsi melalui sosialisasi di bidang seni. Melalui pertunjukan ini, nilai-nilai integritas bisa disampaikan pada anak-anak.
Di pentas ini, anak-anak dan para pemain lainnya diharapkan dapat menyebarkan 10 nilai integritas yang terdiri dari jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, adil, dan jujur.
Teater musikal ini melibatkan sekitar 250 orang yang terbagi ke dalam 50 pemain teater dan 60 musisi muda, tim artistik (Sembilan Matahari dan Kultse), fasilitator dan orangtua, serta tim produksi.
Sebagai rangkaian kegiatan dan menunjang penyampaian pesan antikorupsi, Jendela Ide juga menggelar workshop Bunyi dan Pohon Harapan.