Dalam pertemuan tersebut terdapat 20 duta besar di negara-negara uni Eropa.
Dalam pertemuan tersebut, Jokowi ingin mempelajari pengalaman-pengalaman negara-negara Eropa yang berhasil menerapkan manajemen sistem yang baik seperti pengelolaan limbah atau sampah, penerapan e-goverment serta pengalaman manajemen transportasi.
Sementara, para dubes tersebut mengeluhkan lamanya antrean naik dan turunnya pesawat di Bandara Soekarno-Hatta.
Jokowi mengakui negara-negara Eropa saat ini mempunyai pengalaman-pengalaman tersebut. Untuk itu, dia berencana melakukan kerja sama penerapan e-goverment.
Jokowi akan menyampaikan keluhan-keluhan padatnya bandara dari para dubes ke pemerintah pusat.
Duta besar negara-negara Uni Eropa yang hadir seperti Jerman, Belanda, Austria, Spanyol, Inggris, Perancis, Denmark, Swedia, Norwegia, Italia.