Hal tersebut di ungkapkan anas dalam dialog PPI bertema ‘Dinasti versus Meritokrasi Politik’, di Rumah Pergerakan, Jalan Teluk Langsa, Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Seperti diketahui, kembali secara mendadak, SBY memberi pernyataan pers terkait sejumlah isu yang berkembang belakangan. Kali ini, giliran kasus di daerah yang melibatkan pejabat-pejabatnya yang memiliki kekerabatan.
Ketua Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia Anas Urbaningrum menilai kritik yang dilontarkan Presiden SBY terkait politik dinasti harus diimbangi dengan bukti dan contoh dari SBY.
Menurut Anas, SBY sebagai pemimpin bangsa harus menjadi pelopor perjuangan sistem meritokrasi di Indonesia.
Hadir juga dalam dialog tersebut mantan anggota kpu pusat Khusnul Mariyah.