Hal ini makin diperparah dengan munculnya mobil mobil murah atau Low Cost Green Car (LCGC).
Semakin banyaknya mobil yang beredar, sementara kapasitas jalan tidak mencukupi, membuat kemacetan di Jakarta semakin parah.
Sebelumnya, pemerintah pusat membuat program mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) untuk memudahkan mobilitas warga. Namun, program ini akan membuat program pengentasan kemacetan Pemprov DKI sedikit terganggu.
Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) pun tetap tidak sependapat dengan adanya program mobil murah. Kekhawatiran Jokowi beralasan karena program itu akan membuat Jakarta semakin macet.
Pemprov DKI akan menyiasati mobil murah dengan ERP atau menerapkan pelat nomor ganjil genap kendaraan.
Menteri Perindustrian MS Hidayat meminta Jokowi tidak khawatir akan program mobil murah. Menurut Hiayat, program tersebut tidak akan terfokus di Jakarta dan menambah kemacetan di Ibu Kota.