Salim memberikan keterangan terkait pendistribusian Balsem di Gedung Kemensos, Jakarta.
Menurut Salim, menumpuknya pembagian Balsem dikarenakan hanya sedikit kantor pos yang buka saat Balsem dibagikan. Ke depan per 1 Juli, sekitar 3.800 kantor pos akan dibuka secara bersamaan.
Salim menegaskan tidak akan mencairkan dana yang tidak tepat sasaran dan mengakui dana Balsem belum terserap semuanya.
Salim mengatakan, perlu sosialisasi ekstra agar masyarakat tidak merasa kebingungan dalam pencairan Balsem ini. Seiring berjalannya waktu, penerima Balsem diyakini akan terus bertambah.
Salim juga memastikan seluruh masyarakat yang berhak akan menerima kartu perlindungan sosial (KPS) untuk mencairkan Balsem tersebut.