DetikNews
Rabu 07 Maret 2018, 15:23 WIB

Kolega Sumbang Pekerja 3.300 Jam Lembur Untuk Rawat Anak Sakit

DW (Soft News) - detikNews
Kolega Sumbang Pekerja 3.300 Jam Lembur Untuk Rawat Anak Sakit
Berlin - Berkat solidaritas rekan kerjanya Andreas Graf tidak perlu berhenti bekerja selama satu tahun, untuk merawat anaknya yang sakit kanker darah. Para koleganya secara sukarela menyumbangkan kerja lembur 3300 jam.

Andreas Graf tahun 2016 mendapat berita mengejutkan sekaligus menyedihkan. Anak lelakinya Julius yang berusia 3 tahun menderita kanker darah dan harus menjalani perawatan panjang dengan kemoterapi.

Sang ayah menghadapi dilema. Untuk bisa merawat dan memberi perhatian cukup pada anaknya, dia harus berhenti bekerja. Jatah cutinya di perusahaan menengah Seidel Carus di negara bagian Hessen, Jerman selatan, hanya 30 hari setahun. Tapi dia juga membutuhkan pekerjaan itu untuk membiayai kehidupan keluarganya.

"Saya berpikir panjang, bagaimana selanjutnya. Setelah mengambil seluruh cuti tahunan, saya harus berhenti, atau malah diberhentikan oleh perusahaan," kata Andreas. Dia mendidik anaknya sendirian, sejak isterinya meninggal dunia.

Gagasan Kepala Personalia: solidaritas pekerja

Pia Meier, Kepala Personalia Seidel Carus, setelah mendengar kesulitan salah satu pekerjanya mengambil inisiatif. Dia mengusulkan rapat Dewan Pekerja dan manajemen perusahaan untuk membahas nasib Andreas dan anaknya Julius.

Mereka sepakat membuat aksi kerja lembur sukarela, untuk disumbangkan kepada Andreas, yang kemudian bisa tinggal di rumah dengan gaji yang terus dibayar. Daftar sukarelawan kerja lembur lalu dipasang. Ternyata seluruh pegawai yang jumlahnya hampir 700 orang siap kerja lembur sukarela. Mereka sendiri yang menentukan, berapa jam kerja lembur untuk berapa hari.

Hanya dalam dua minggu, kolega Andreas Graf berhasil mengumpulkan 3300 jam lembur. Dan mereka menyumbangkan semuanya untuk Andreas Graf, yang kemudian mengambil cuti dengan bayaran gaji tetap selama setahun.

Spontan membantu demi anak

Andreas Graf akhirnya dapat merawat Julius dengan tenang selama masa terapi kanker lebih dari setahun. Dia tidak perlu khawatir tentang pekerjaannya. Dia tidak bekerja, tapi gajinya tetap dibayar.

"Kalau Anda punya anak, Anda tahu apa artinya penyakit itu. Anda tidak akan berpikir panjang untuk memutuskan kerja lembur ini", kata salah satu kolega, Ikbal Sezer. Dia menyumbangkan satu hari kerja untuk Andreas.

Perawatan kemoterapi berhasil memuaskan. Dua tahun kemudian, Julius mengakhiri pengobatan kemoterapi dan telah sehat lagi. Bulan Februari lalu, dia merayakan ulang tahunnya yang kelima dan bersiap masuk ke Kindergarten.

hp/as (hr, ffh.de)




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed