Video 20Detik

7.200 Orang akan Dipulangkan, Bagaimana Tanggapan WNI di Malaysia?

detikTV - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 10:18 WIB
Jakarta -

Pemerintah Malaysia akan memulangkan sekitar ribuan warga negara Indonesia (WNI). Kebijakan itu dikeluarkan usai Malaysia menerapkan lockdown akibat melesatnya angka kasus Covid-19.

Rencana pemulangan menuai kekhawatiran bagi WNI di sana. Salah satu WNI mengaku panik karena belum mendapatkan kabar apapun, baik dari pemerintah Malaysia, maupun perwakilan RI.

"Kita nggak dengar info apa-apa kan dari pemerintah Malaysianya, tapi tiba-tiba kita lihat di berita ada info seperti itu otomatis kalau manusia mendengar info kurang pasti kan kita pastinya syok juga kan. Terus kita juga rada panik jadinya kayak apakah kita termasuk salah satu yang diminta pulang atau enggak itu", ujar Dimitrius Widjaja, WNI yang tinggal di Malaysia.

Hingga kini Dimitrius dan sejumlah WNI di Malaysia masih menunggu kabar pasti soal kebijkan pemulangan WNI. "Belum ada informasi official-nya juga, jadi kita masih menunggu aja. Mudah-mudahan sih jangan secepat itu lah kayak beri kita waktu dulu", imbuhnya.

Rencana pemulangan WNI itu sebelumnya disampaikan Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha dalam rapat kordinasi Satgas Covid-19 Nasional, Senin (31/5/2021). Kemlu RI bahkan menyebut telah menyiapkan rencana kontijensi untuk memastikan langkah perlindungan bagi WNI yang berada di Malaysia.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri RI, ada sekitar 7.200 WNI yang berada dalam detensi imigrasi Malaysia dan menunggu kepulangan ke tanah air. Sementara dalam rencana awal, pihak Kemlu mulai menyiapkan skala prioritas kepulangan, khususnya bagi deportan yang masuk kelompok rentan.

"Di satu sisi kita bisa mengelola WNI yang di Malaysia sehingga tidak panik. Di sisi lain, kami pun menyadari bahwa masyarakat di Indonesia perlu yakin bahwa WNI yang pulang itu tidak membawa imported case," papar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Judha Nugraha, seperti dilansir Antara.

(/)