20Detik

Eksklusif! Pengakuan Gus Nur Soal Ujaran 'Menghina' NU

detikTV, dtv, Tim detkcom - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 11:32 WIB
Jakarta -

Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur kini mendekam di tahanan, usai menyandang status tersangka kasus ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU). Gus Nur yang dikenal sebagai penceramah menyebut NU saat ini sudah tak seperti NU yang dulu.

Pernyataan kontroversial Gus Nur terucap saat Ia menjalani wawancara dengan akademisi hukum tata negara, Refly Harun. Wawancara itu diunggah di akun YouTube MUNJIAT Channel, 16 Oktober 2020.

"Saya ibaratkan NU sekarang itu seperti bus umum. Supirnya mabuk, kondekturnya teler, kernetnya ugal-ugalan. Dan penumpangnya itu kurang ajar semua. Merokok, nyanyi juga, buka-buka aurat juga, dangdutan juga," kata Gus Nur dalam video.

Tak berhenti di situ, Gus Nur bahkan menyebut nama-nama tokoh NU, mulai dari Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, hingga Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj. Ia juga menyindir pegiat media sosial, Permadi Arya atau Abu Janda

"Jadi saya kok pusing dengerin di bus yang namanya NU ini. Ya tadi itu, bisa jadi keneknya Abu Janda. Bisa jadi kondekturnya Gus Yaqut. Dan sopirnya KH Aqil Siradj. Penumpangnya liberal, sekuler, PKI di situ numpuk," lanjutnya.

detikcom berkesempatan untuk mewawancarai Gus Nur secara khusus di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2020). Banyak hal yang diungkap penceramah yang kerap berdakwah di media sosial itu. Gus Nur mengungkap kekecewaannya terhadap NU saat ini hingga cerita dibalik analogi NU seperti bus yang dikendarai sopir mabuk.

(/)