Tangis Sandiwara Ayah Tiri Usai Bunuh Bayi 1 Tahun di Cakung

Tangis Sandiwara Ayah Tiri Usai Bunuh Bayi 1 Tahun di Cakung

Mulia Budi - detikNews
Sabtu, 03 Okt 2026 15:14 WIB
Ilustrasi
Foto: Ilustrasi. (Dok. Detikcom)
Jakarta -

Kematian bayi berjenis kelamin perempuan berusia 1 tahun bikin gempar warga di Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur. Ternyata korban tewas karena dianiaya ayah tirinya berinisial RP (30), yang bahkan sempat bersandiwara menangis dan meminta pertolongan untuk korban.

"Menurut keterangan Saksi 1, sekitar jam 18.15 WIB pelaku datang menggendong anaknya (korban) sambil menangis, terus pelaku meminta tolong terhadap Saksi 1 untuk mengantar korban ke rumah sakit," ujar Kapolsek Cakung Kompol Andre Try Putra dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andre mengatakan saksi 1 berinisial S sempat bertanya sakit apa yang dialami korban ke pelaku. Saat itu pelaku berdalih korban muntah-muntah. Tapi, ketika saksi S mengecek, ternyata wajah korban penuh luka lebam.

"Kemudian Saksi 1 bertanya terhadap pelaku 'emang korban sakit apa', kemudian korban diletakkan di lantai oleh pelaku dan berkata kalau korban sakit karena muntah-muntah. Tetapi, sewaktu dicek oleh Saksi 1 bahwa wajah korban penuh dengan luka lebam," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Tak berhenti di situ, pelaku juga berdalih korban tertimpa kipas angin. Andre mengatakan alasan ini juga yang disampaikan pelaku ke ibu kandung korban.

"Saksi 1 kemudian bertanya lagi terhadap pelaku 'kamu apain anak ini' dan dijawab oleh pelaku tertimpa kipas angin dan jawaban pelaku berbelit-belit," ujarnya.

Sebagai informasi, kasus ini terungkap pada Kamis (1/10) sekitar pukul 19.50 WIB setelah Polsek Cakung menerima laporan adanya penemuan bayi meninggal secara tidak wajar. Tim Unit Reskrim Polsek Cakung bersama Perwira Pengendali dan Piket Fungsi kemudian mengecek ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Berdasarkan hasil keterangan saksi, diperoleh informasi bahwa awalnya pelaku datang menggendong korban sambil menangis dan meminta tolong Saksi 1, yaitu ipar ibu korban, untuk mengantar korban ke rumah sakit," jelas Kapolsek Cakung Kompol Andre Try Putra dalam keterangannya, Jumat (2/10).

Mendapati hal tersebut, saksi inisial S terheran-heran. Saksi S menanyakan sakit yang diderita korban.

"Kemudian korban diletakkan di lantai oleh pelaku dan berkata bahwa korban muntah-muntah," ungkapnya.

Namun saksi curiga lantaran kondisi wajah korban saat itu penuh luka lebam. S lantas menanyakan apa yang telah diperbuat pelaku hingga membuat korban luka lebam.

"Jawaban pelaku saat itu berbelit-belit hingga kemudian saksi S melapor ke Ibu RT," ungkapnya.

Bu RT kemudian datang mengecek ke lokasi dan mendapati korban sudah tidak sadarkan diri dengan wajah lebam dan pucat pasi. Akhirnya Bu RT memutuskan untuk menghubungi Polsek Cakung.

"Setelah kami cek, untuk penampakan luar dari korban ada lebam di muka dan badan. Awalnya pelaku mengaku korban muntah-muntah. Setelah kami selidiki lebih lanjut, ternyata korban tewas dianiaya oleh ayah tirinya," pungkasnya.

Saat ini pelaku diamankan di Polsek Cakung. Polisi masih menggali apa motif pelaku melakukan penganiayaan keji tersebut.

Tonton juga video "Ibu di Trenggalek Bunuh Bayinya, Alasannya Bikin Elus Dada"
Halaman 2 dari 2
(mib/fca)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini