Di KTT BRICS, Prabowo Bicara Beri Makan Rakyat Cara Bangun Bangsa Mandiri

Di KTT BRICS, Prabowo Bicara Beri Makan Rakyat Cara Bangun Bangsa Mandiri

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 13 Sep 2026 11:46 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri KTT ke-18 BRICS 2026 di India, Sabtu (12/9/2026).
Presiden Prabowo Subianto menghadiri KTT ke-18 BRICS 2026 di India, Sabtu (12/9/2026). (Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto bicara cara membangun bangsa yang tangguh dan mandiri saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS 2026 di India. Menurut Prabowo, cara tersebut adalah memberi makan hingga memberi kesempatan sejahtera kepada rakyat.

KTT ke-18 BRICS 2026 digelar di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026), turut dihadiri oleh PM Inda Sri Narendra Modi, Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, hingga kepala negara dan pemerintahan lainnya yang mayoritas negara-negara belahan bumi selatan.

Prabowo awalnya mengatakan suara Indonesia di belahan bumi selatan kini didengar setelah Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955. Negara-negara yang pada saat itu baru saja meraih kemerdekaan bersatu sebagai mitra yang setara. Dengan bersatu, menurut Prabowo suara anggota KAA terdengar lebih luas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepentingan kami dapat lebih terlindungi dan diperjuangkan. Pelajaran ini tetap sangat penting. Dengan bersatu, kami juga menjadi lebih kuat," kata Prabowo dalam sesi terbatas KTT BRICS di akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (13/9/2026).

Menurut Prabowo, kekuatan berawal dari rakyat di dalam negeri yang diberikan makan, pendidikan, hingga kesejahteraan. Cara tersebut, kata Prabowo, untuk membangun bangsa yang mandiri.

ADVERTISEMENT

"Kekuatan selalu berawal dari rumah, dari rakyat kita, dari kemampuan kita untuk memberi makan rakyat kita, untuk menyediakan energi yang mereka butuhkan, untuk mendidik anak-anak kita, dan untuk memberi mereka kesempatan untuk sejahtera. Itulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri," ujarnya.

Dalam forum KTT BRICS tersebut, Prabowo mengatakan Indonesia tidak ingin didikte oleh satu atau dua kekuatan mana pun. Prabowo mengatakan Indonesia harus tangguh agar benar-benar mandiri, memperkuat fondasi untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan.

"Dengan fondasi yang begitu kuat, saya yakin BRICS akan terus memperkuat kerja sama di bidang-bidang yang berdampak langsung pada ketangguhan kita. Energi adalah salah satu contoh nyata. Kami sedang menghubungkan sistem energi dan memperkuat ketahanan energi di seluruh kawasan kami untuk menggerakkan ekonomi serta membangun ketangguhan jangka panjang," imbuhnya.

Lihat juga Video: Prabowo Tegaskan RI Tak Bisa Didikte Kekuatan Tertentu

Halaman 2 dari 2
(rfs/knv)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini