KCI Kecam Viral Penumpang Diduga BAB di KRL, Bakal Tindak Tegas

KCI Kecam Viral Penumpang Diduga BAB di KRL, Bakal Tindak Tegas

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Jumat, 11 Sep 2026 21:41 WIB
KRL menjadi moda transportasi favorit warga di masa libur lebaran Idul Fitri 1446 H. Pada H+3 lebaran hari ini, pengguna KRL mencapai 251 ribu orang. (dok KCI)
Ilustrasi KRL (dok KCI)
Jakarta -

Sebuah unggahan di media sosial menyebutkan seorang penumpang KRL diduga buang air besar (BAB) di gerbong relasi Bogor-Jakarta Kota. Pihak Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengecam tindakan tersebut.

Dilihat detikcom, dalam foto pada unggahan yang beredar itu, terlihat sejumlah petugas kebersihan berbaju kuning tengah membereskan sesuatu di lantai gerbong. Sementara itu, ada penumpang yang menutup hidungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dinarasikan bahwa penumpang yang BAB di gerbong tersebut merupakan seorang pria. Dinarasikan juga bahwa ada warganet yang mengaku melihat hal serupa.

"KAI Commuter mengecam keras atas prilaku salah satu pengguna Commuter Line yang tidak menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam kereta," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Jumat (11/9/2026).

ADVERTISEMENT

Petugas kebersihan segera melakukan pembersihan di lantai gerbong setelah peristiwa itu terjadi. Petugas saat ini juga masih mendalami kejadian tersebut dengan mengumpulkan informasi dan mengecek CCTV.

"KAI Commuter juga akan menindak tegas para pengguna yang menyebabkan ketidaknyamanan pengguna lain dan tidak mengindahkan aturan saat menggunakan Commuter Line," bebernya.

Dia mengimbau kepada seluruh penumpang agar bisa menggunakan fasilitas toilet yang telah disediakan. Fasilitas tersebut disediakan di seluruh stasiun.

"Fasilitas toilet ini juga ditempatkan di lokasi yang mudah untuk digunakan oleh pengguna. KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu menjaga kebersihan, kenyamanan dan selalu menghormati pengguna lainnya," ungkapnya.

Tonton juga video "Pria Nekat Loncat ke Rel saat KRL Masuk Stasiun Tanah Abang"

(rdh/dek)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini