Pemilik Kapal Rombongan Jurnalis Pastikan Pelampung Temuan TNI AL Bukan Miliknya

Pemilik Kapal Rombongan Jurnalis Pastikan Pelampung Temuan TNI AL Bukan Miliknya

Aris Rivaldo - detikNews
Kamis, 10 Sep 2026 20:32 WIB
Kapal Tim KAL Anyer menemukan sebuah pelampung hingga botol saat melakukan pencarian 5 jurnalis dan 3 kru yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau
Kapal Tim KAL Anyer menemukan sebuah pelampung hingga botol saat melakukan pencarian 5 jurnalis dan 3 kru yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau (Foto: Dok. TNI AL)
Jakarta -

Pemilik kapal Arupadhatu 1, yang ditumpangi rombongan jurnalis meliput Gunung Anak Krakatau, buka suara soal jaket pelampung hingga botol yang ditemukan TNI AL. Ia memastikan pelampung itu bukan yang berada di kapalnya.

Dalam foto yang diterima detikcom, jaket pelampung yang ditemukan berwarna jingga atau oranye. Sedangkan jaket yang ada di kapal Arupadhatu 1 berwarna merah dan hijau terang.

"Tadi konfirmasi ke kapten II, bukan punya Arupadhatu 1 katanya," kata pemilik kapal, Sandi Wiyasa kepada wartawan, Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, kapal tim KAL Anyer menemukan sebuah jaket pelampung saat melakukan pencarian 5 jurnalis dan 3 kru kapal yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau. Pelampung ditemukan di sekitar 7,05 nautical mile di sisi barat Anyer. Selain pelampung, tim juga menemukan sebuah botol tabung berwarna putih.

ADVERTISEMENT

"Kejelasannya, mohon dari rekan-rekan menunggu mengingat posisinya penemuan tersebut cukup jauh dari lokasi kejadian," kata Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani.

"Di lokasi yang ditemukan itu baru satu buah life jacket tanpa identitas dan satu buah botol tabung putih yang sepertinya hal itu masih umum digunakan oleh nelayan jadi kita tidak bisa langsung men-declare bahwa itu barang barang yang berkaitan dengan korban," lanjutnya.

TNI AL akan mencocokkan temuan tersebut dengan perlengkapan kapal Arupadhatu 01 yang digunakan para jurnalis dan kru kapal. Pemeriksaan dilakukan setelah seluruh barang temuan dikumpulkan di posko.

"Sebelum kita merilis apakah itu benar temuan berkaitan barang milik korban atau bukan jadi kita tidak akan membuat statement yang memicu keraguan atau spekulasi yang bersifat liar," ujar Wawan.

Tonton juga video "Wujud Life Jacket yang Ditemukan Tim SAR di Selat Sunda"

(aik/eva)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini