Diduga Begal, Kakak-Adik Mabuk di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan

Diduga Begal, Kakak-Adik Mabuk di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan

Wildan Noviansah - detikNews
Selasa, 08 Sep 2026 15:56 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Ilustrasi pengeroyokan (Foto: dok. detikcom)
Bekasi -

Dua pria kakak-adik bernama Fauzi dan Erman, yang dalam kondisi mabuk, dipukuli warga di Pasar Cibenda, Sirnajaya, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Keduanya dipukuli lantaran dikira sebagai pelaku begal.

"Pelaku adik-kakak ini. Kan belum ditanya-tanya karena keadaannya belum sadar, gegara mabuk arak Bali," kata Kapolsek Serang Baru AKP Huntal Sibarani saat dihubungi, Selasa (8/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari video yang beredar, tampak keduanya sudah dikelilingi warga. Kedua pelaku terlihat beberapa kali dipukuli warga sambil berpelukan untuk saling melindungi.

Huntal mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) pukul 19.30 WIB. Saat itu, seorang wanita bernama Ulan sedang mengendarai sepeda motor di lokasi. Tiba-tiba pelaku bernama Fauzi, yang sedang di bawah pengaruh alkohol, menghadang motor korban hingga terjatuh.

ADVERTISEMENT

"Tiba-tiba pelaku yang sedang dipengaruhi alkohol berjalan ke tengah jalan dan menghalangi laju sepeda motor korban. Karena situasi sepi, saksi korban panik dan sepeda motornya tergelincir dari jalan yang dicor hingga terjatuh," jelasnya.

Pelaku saat itu disebut sempat membantu korban yang terjatuh. Korban kemudian menghubungi rekannya dan mencari keberadaan pelaku.

Saat hendak pulang, korban dan rekannya mendapati para pelaku dan langsung meneriaki mereka. "Saksi langsung berteriak 'begal' dan banyak warga berdatangan mengamankan pelaku. Warga menghakimi pelaku dan saksi Erman, selanjutnya Patroli Polsek Serang Baru berhasil mengamankan situasi dan membawa dua orang yang diduga pelaku ke Polsek Serang Baru guna pengusutan lebih lanjut," ungkapnya.

Lihat juga Video 'Kakak Adik Hilang 5 Tahun Ditemukan Tinggal Kerangka! Korban Diperkosa-Dibunuh':

Halaman 2 dari 2
(wnv/isa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini