Seorang pria tiba-tiba loncat ke jalur rel sesaat sebelum KRL lewat di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi mengatakan pria tersebut diduga dalam kondisi mengalami gangguan kesehatan mental.
Kapolsek Tanah AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan petugas keamanan dan polisi sempat mengamankan pria tersebut setelah melakukan tindakan membahayakan. Pria itu kemudian dimintai keterangan soal apa yang menjadi motif tindakannya.
"Saat dimintai keterangan dan diinterogasi, penumpang cenderung bungkam dan menunjukkan indikasi gangguan kesehatan mental," kata Kapolsek Tanah AKBP Dhimas Prasetyo saat dihubungi, Selasa (8/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dhimas menerangkan, polisi kemudian tidak melanjutkan interogasi karena melihat kondisi mental pria itu yang tidak stabil. Untuk itu, polisi menghubungi pihak keluarga dan pusat rehabilitasi.
"Namun orang tua penumpang sedang berada di luar kota. PKD berkoordinasi dan menghubungi Yayasan Pusat Rehabilitasi Madani Mental Health Care tempat penumpang tersebut menjalani perawatan," jelasnya.
Petugas dari pusat rehabilitasi datang menjemput pria tersebut, pada Senin (7/9) malam, sekitar pukul 19.53 WIB.
"Pukul 20.00 WIB PKD Stasiun Tanah Abang bersama BKO Marinir serah terima penumpang kepada petugas Yayasan Pusat Rehabilitasi Madani Mental Health," katanya.
Masinis Rem Mendadak
Sebelumnya, beredar unggahan di media sosial menarasikan seorang pria yang hendak bunuh diri dengan melompat ke jalur rel sesaat KRL memasuki Stasiun Tanah Abang, Jakarta. Petugas keamanan di stasiun segera mengamankan pria tersebut.
"Petugas pengamanan Stasiun Tanah Abang mengamankan seorang yang diduga ingin melakukan tindak bunuh diri dengan melompat ke jalur rel peron 2 pada Senin sore (7/9) sekitar pukul 17.50 WIB," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda, dalam keterangannya, Senin (7/9).
Karina menjelaskan, kejadian bermula ketika yang bersangkutan melompat ke jalur rel sesat sebelum Commuter Line tujuan Manggarai masuk jalur 2. Kemudian, dengan sigap petugas masinis melakukan pengereman untuk menghindari pria itu tertemper kereta.
"Usai pengereman, yang bersangkutan segera melompat kembali ke atas peron," ucapnya.
Kemudian, masinis langsung berkoordinasi dengan petugas pengamanan Stasiun Tanah Abang untuk mengamankan yang bersangkutan. Pria itu kemudian dibawa ke pos pengamanan untuk dimintai keterangan.
"Kejadian ini tidak menimbulkan kendala operasional dan perjalanan Commuter Line kembali berjalan melayani naik turun pengguna di peron 2 Stasiun Tanah Abang secara normal," ujar Karina.
"KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan perjalanan Commuter Line dan dirinya sendiri," imbuhnya.
Lihat juga Video 'Viral Pria Ngamuk Tenteng Celurit di Setiabudi Jaksel':
(tsy/mea)









































