Guru SD Depok Tewas Terikat di Bogor, Polisi Masih Buru Pelaku

Guru SD Depok Tewas Terikat di Bogor, Polisi Masih Buru Pelaku

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Senin, 31 Agu 2026 18:25 WIB
Police line tape. Crime scene investigation. Forensic science.
Foto ilustrasi garis polisi: (Getty Images/D-Keine)
Bogor -

Polisi masih mengungkap terduga pelaku pembunuhan guru wanita bernama Arifianti (41), yang jenazahnya tergeletak di jalanan Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Bogor. Terduga pelaku masih dalam pencarian penyidik.

"Masih dicari (pelakunya)," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, Senin (31/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggi mengatakan pihaknya saat ini masih bergerak melakukan upaya penyelidikan. Sejumlah upaya dilakukan penyidik untuk mengejar pelaku.

"Kita cek upaya-upaya masih dilakukan," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Kasus tersebut saat ini dalam penanganan Satres PPA/PPO Polres Bogor. Namun, penyidik Satreskrim Polres Bogor turut membantu mengejar pelaku.

Identitas Pelaku Dikantongi

Sebelumnya, polisi telah mengantongi identitas terduga pembunuh seorang guru wanita bernama Arifianti (41) yang jenazahnya tergeletak di jalanan Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Bogor. Saat ini, pelaku tengah dalam pengejaran polisi.

"Sudah ada gambaran terduga pelaku, lagi dikejar," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto kepada detikcom, Rabu (10/12/2025).

Wikha menjelaskan terduga pelaku merupakan orang yang terakhir kali bertemu dengan korban. Dialah orang yang sempat memboncengkan korban yang sudah tak bernyawa dengan sepeda motor.

"Terduga pelaku itu kemungkinan terakhir ketemu sebelum ditemukan meninggal sama terduga pelaku ini," ucapnya.

Korban ditemukan tewas tergeletak di pinggir jalan Desa Tlajungudik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (6/12). Saat ditemukan, korban dalam kondisi tangan terikat dan memakai jas hujan warna biru.

Lihat juga Video 'Guru SD di Medan Diadukan ke Disdik, Diduga Pukul Siswa':

(rdh/zap)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini