Tumpukan Ban Bekas di Halmahera Tengah Terbakar, Langit Dipenuhi Asap Hitam

Tumpukan Ban Bekas di Halmahera Tengah Terbakar, Langit Dipenuhi Asap Hitam

Nurkholis Lamaau - detikNews
Senin, 31 Agu 2026 16:00 WIB
Kebakaran di areal penampungan ban bekas milik PT IWIP di Halmahera Tengah.
Kebakaran di area penampungan ban bekas milik PT IWIP di Halmahera Tengah. (Istimewa)
Halmahera Tengah -

Tempat pembuangan ban bekas terbakar di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara. Api masih berusaha dipadamkan oleh polisi dan tim pemadam kebakaran (damkar) perusahaan.

"Anggota (polisi) dan (tim damkar) pihak perusahaan masih berusaha melakukan pemadaman," ujar Kasi Humas Polres Halmahera Tengah, Ipda Amir Mahmud, dilansir detikSulsel, Senin (31/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebakaran itu terjadi di Pos 6 Kilometer 12 dan 13, tepatnya di Desa Lukolamo, Kecamatan Weda Tengah, Halmahera Tengah, Senin (31/8) pukul 05.30 WIT. Belum diketahui penyebab kebakaran itu.

"Penyebabnya belum diketahui, anggota masih di lapangan (melakukan penyelidikan)," ujar Amir.

ADVERTISEMENT

Salah satu karyawan PT IWIP berinisial LI mengatakan di area tersebut awalnya warga bebas keluar-masuk untuk membeli ban bekas. Kini lokasi tersebut dijaga ketat oleh personel TNI dan sekuriti.

"Dulu torang (kami) sering buang ban di situ, orang di kampung sering datang bayar, satu ban Rp 100 ribu. Sekarang tentara dan sekuriti so jaga, makanya (warga) so tara (sudah tidak) bebas masuk," ujarnya kepada detikcom.

Saat ini, sejumlah warga dan penghuni kos yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran mulai mengeluh. Sebab, sampai saat ini api belum bisa dipadamkan.

"Orang kampung so mengeluh dia pe asap tu. Terutama (penghuni) kosan di area Lukolamo yang di atas (bukit) ni paling dekat sekali (dengan titik kebakaran)," imbuh LI.


Baca selengkapnya di sini

Lihat Video 'Kebakaran Melanda Permukiman Padat Penduduk di Gambir':

(idh/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini