Kemenimipas Galang Dana dari Jajaran untuk Korban Gempa NTT, Terkumpul Rp 1,8 M

Kemenimipas Galang Dana dari Jajaran untuk Korban Gempa NTT, Terkumpul Rp 1,8 M

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 29 Agu 2026 14:53 WIB
Suasana lokasi pengungsian warga terdampak gempa bumi di Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, Jumat (28/8/2026). Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur resmi memperpanjang masa tanggap darurat gempa bumi Flores selama 14 hari terhitung mu
Suasana lokasi pengungsian warga terdampak gempa bumi di Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, Jumat (28/8/2026). (ANTARA FOTO/Johanes Viandinando)
Jakarta -

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menggalang donasi untuk disalurkan kepada korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Donasi berasal dari para pegawai di seluruh jajaran Tanah Air.

Total dana yang terkumpul mencapai Rp 1,8 miliar. Dana tersebut akan berikan kepada unit pelaksana teknis (UPT) Kemenimipas yang terdampak bencana, juga kepada masyarakat sekitar UPT.

"Kita memperingati hari ulang tahun RI ke-81, sekaligus kita mengucap syukur kemarin situasi aman. Sekaligus kita menggalang dana untuk bisa membantu keluarga kita yang tertimpa musibah di NTT," kata Menteri Imipas Agus Andrianto di Politeknik Imipas, Tangerang, Banten, pada Jumat (28/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Agus mengatakan dana yang sudah terkumpul akan dikirim langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenimipas Mashudi. Inspektur Jenderal Kemenimipas Rudi Setiawan juga turut mengawal pengiriman donasi ke NTT.

ADVERTISEMENT

"Hari ini kita galang dana untuk bantuan kemanusiaan kepada saudara- saudara kita, terutama dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang ada di sana. Mudah- mudahan nanti kepada warga sekitar di sana. Terkumpul sekitar Rp 1.843.000.000. Nanti kita kirim, Pak Dirjen dan Irjen ke sana," ujar Menteri Agus.

Menteri Agus menyampaikan Mashudi dan Rudi akan turun langsung untuk melihat apa saja kebutuhan korban. "Untuk mengecek kira-kira apa yang bisa kita gunakan untuk tanggap darurat kepada keluarga kita dulu, sekaligus kepada warga sekitar," ucap Menteri Agus.

Diketahui pada 15 Agustus pagi, terjadi bencana gempa bumi dengan magnitudo 7,7 yang terjadi di Nagakeo, NTT. Di hari yang sama, gempa juga melanda Manggarai Barat, NTT dengan magnitudo 6,2.

Hingga Kamis, 27 Agustus 2026 tercatat korban tewas mencapai 111 jiwa. BNPB mencatat ada 8.193 gempa susulan yang terjadi di NTT.

Tonton juga video "Tanggap Darurat Gempa NTT Diperpanjang hingga 12 September 2026"

(aud/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini