Polisi turun tangan menyelidiki pengendara motor (pemotor) yang mengancam dan mengaku membawa senjata tajam ke pengendara mobil di Jalan Juanda, Depok. Pemotor bernama Samsudin Marbun itu pun kini meminta maaf.
"Saya Samsudin Marbun, saya minta maaf kepada Saudara Saudari pengemudi mobil yang kejadian hari Selasa malam jam 9 kejadiannya di Juanda," ujar Samsudin seperti dilihat di Instagram @jatanras_depok, Kamis (27/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Samsudin mengaku kaget seusai senggolan di jalan. Karena itu, ia spontan mengaku bawa sajam saat cekcok dengan pemobil.
"Jadi saya kaget, akhirnya kami berhenti, saya bilang saya bawa sajam, saya tidak bermaksud mengancam Saudara karena itu spontan saya. Terima kasih, saya minta kepada Saudara pengemudi mobil," tuturnya.
Dilihat dari video yang beredar, Rabu (26/8), pemotor mendekati pemobil dan mengaku membawa senjata tajam (sajam) saat cekcok. Pemobil merekam peristiwa cekcok tersebut.
"Kenapa? Salah saya apa?" tanya pemobil.
"Saya bawa sajam, pergi aja kau," ujar pemotor sembari mendekati pemobil.
"Hati-hati, Om, jangan bawa-bawa sajam, Om, bahaya, Om," kata pemobil.
"Maksudmu apa?" jawab pemotor lagi.
Dinarasikan peristiwa itu terjadi pada Senin (23/8) pukul 20.35 WIB di Jalan Juanda, Depok. Diduga cekcok dipicu saat senggolan di jalan.
Pemobil berusaha menegur dan meminta pemotor minggir. Namun pemotor sempat mengambil benda diduga sajam dari jok motor. Khawatir, pemobil pun pergi meninggalkan lokasi.










































