Pramono Pakai Dana KLB Perbaiki Sekolah Rusak: LPDP Tetap Akan Dijalankan

Pramono Pakai Dana KLB Perbaiki Sekolah Rusak: LPDP Tetap Akan Dijalankan

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Rabu, 19 Agu 2026 12:51 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: Brigitta Belia/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan program pembiayaan pendidikan seperti LPDP Jakarta tetap berjalan meski Pemprov DKI juga tengah menangani sejumlah sekolah rusak. Anggaran perbaikan sekolah, kata dia, telah disiapkan menggunakan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

"Yang pertama, hal yang berkaitan dengan sekolah-sekolah rusak termasuk SD Negeri 9, 11 dan sebagainya, pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan sebagian mengambil dana dari KLB dan sekarang ini kan sudah saya putuskan untuk pembangunannya dimulai bulan depan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono menegaskan penanganan sekolah rusak tidak membuat Pemprov DKI mengorbankan program LPDP Jakarta yang akan dijalankan 2027 mendatang. Dia menyebut anggaran perbaikan sekolah bahkan lebih besar dibandingkan yang sebelumnya diusulkan.

"Sehingga dengan demikian, bahkan anggaran untuk penanganan sekolah rusak lebih besar daripada apa yang diusulkan. Tetapi untuk LPDP tetap akan dijalankan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, muncul usulan agar pembiayaan LPDP Jakarta senilai Rp 100 miliar dibagi untuk kebutuhan perbaikan sekolah. Usulan tersebut disampaikan DPRD DKI Jakarta di tengah adanya sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan.

Pramono memastikan kedua kebutuhan tersebut tetap berjalan. Program LPDP Jakarta akan digunakan untuk membiayai anak-anak berprestasi melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Pramono menyebut program tersebut pada tahun depan ditargetkan membiayai sekitar 50-75 orang.

"Kalau kemudian anak-anak Jakarta mendapatkan kesempatan untuk sekolah lebih tinggi, maka mereka pasti bisa menjadi orang yang merubah atau lokomotif atau penarik dalam keluarganya," lanjutnya.

Dia juga berharap penerima beasiswa nantinya tidak hanya mengejar pendidikan dan karier di Jakarta, tetapi dapat kembali membangun daerah asal masing-masing.

"Saya berharap suatu hari dengan pendidikan yang luar biasa, anak-anak yang kita sekolahkan kembali ke kampung halamannya untuk membangun," imbuhnya.

Simak juga Video: Pramono: Program LPDP Jakarta Tetap Jalan, Perbaikan Sekolah Pakai Dana KLB

(bel/lir)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini