Polisi Sebut Saepul Pemutilasi Pria di Depok Gabung 5 Grup LGBT di Medsos

Polisi Sebut Saepul Pemutilasi Pria di Depok Gabung 5 Grup LGBT di Medsos

Devi Puspitasari - detikNews
Minggu, 09 Agu 2026 11:19 WIB
Potret Saepul, pelaku mutilasi pria inisial K (51) di Cipayung, Kota Depok diperiksa di Polda Metro Jaya, Sabtu (8/8/2026).
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Polisi menyebut Saepul (26), yang membunuh dan mutilasi pria inisial K (51) di kontrakan kawasan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, merupakan penyuka sesama jenis. Saepul disebut tergabung dalam lima grup LGBT di media sosial.

"Untuk hasil pendalaman, dari pelaku bagaimana kami bisa menyimpulkan merupakan penyuka sesama jenis," kata Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

Breggy mengatakan Saepul terlibat dalam beberapa platform LGBT. Totalnya ada lima grup melalui Facebook dan WhatsApp.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pertama pelaku terlibat di beberapa grup LGBT yang ada di beberapa platform salah satunya di Facebook dan WhatsApp. Itu ada total yang sampai saat ini kami dalami ada 5 grup," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Saepul Kesal Korban Tolak Berhubungan

Polisi mengungkapkan pemicu cekcok hingga Saepul membunuh dan memutilasi korban. Polisi menyebut Saepul kesal karena korban menolak berhubungan dengan pelaku.

"Awal cekcok mulai terjadi bahwasanya memang dari hasil pendalaman kami bahwasanya pelaku ada intrik penyuka sesama jenis (LGBTQ)," ujarnya.

Breggy mengatakan Saepul hendak melakukan hubungan dengan korban. Namun, kata dia, korban menolak dan menampar pipi Saepul.

"Nah dari situ, pelaku mulai berusaha untuk melakukan hubungan dengan korban. Kemudian korban tidak terima akhirnya menampar pipi dari pelaku," ucapnya.

Kemudian terjadi cekcok antara pelaku dan korban. Dari situ, Saepul pun mengambil pisau untuk menusuk korban.

"Dari situ mulai cekcok, akhirnya sampai pelaku mengambil pisau untuk menusuk korban," ujarnya.

Seperti diketahui, pembunuhan ini terjadi di kontrakan Saepul di kawasan Cipayung, Depok, pada 23 Juli 2026 sore. Usai membunuh, Saepul sempat membiarkan korban sekarat sebelum akhirnya memutilasi jasadnya.

Lihat juga Video: Saepul Pemutilasi di Depok Ditangkap Saat Kabur ke Pandeglang!

(dvp/fas)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini