TPA Cipayung Ditutup 3 Hari Imbas Hajatan Anggota DPRD Depok, Ini Kata DLH

TPA Cipayung Ditutup 3 Hari Imbas Hajatan Anggota DPRD Depok, Ini Kata DLH

Devi Puspitasari - detikNews
Jumat, 07 Agu 2026 15:37 WIB
Kebakaran Padam, Aktivitas di TPA Cipayung Depok Kembali Normal
Kondisi TPA Cipayung Depok dengan tumpukan sampah yang sudah menggunung. (Adhfar Aulia Syuhada/detikcom)
Kota Depok -

Surat edaran berisikan imbauan agar truk sampah berpelat hitam tidak membuang sampah ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Cipayung Depok ramai beredar di media sosial (medsos). Akses ke TPS bagi mobil sampah berpelat hitam ditutup karena ada hajatan anggota DPRD Depok Fraksi PKB, Babai Suhaimi.

Dilihat detikcom, surat itu dikirim oleh Forum Komunikasi Masyarakat Peduli (FKMP) Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPSA) untuk armada pengangkut sampah berpelat hitam.

"Dan dalam hal ini, berkenaan dengan lalu lintas jalan baru TPA dipergunakan dengan adanya hajatan di kediaman Bapak Babai Suhaemi yang sehingganya untuk sementara armada mobil plat hitam diliburkan," tulis dalam surat FKMP TPSA tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mobil sampah yang biasanya libur tiap Rabu diminta membuang sampah pada Rabu (5/8). Truk, mobil, maupun gerobak sampah tidak dapat membuang sampah ke TPS Cipayung pada 6-8 Agustus 2026.

"Jadi untuk libur (tidak bisa membuang) selama 3 hari," katanya.

ADVERTISEMENT

Dimintai konfirmasi, Kadis Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok (DLHK) Depok Reni Siti Nuraeni mengatakan truk sampah milik DLHK DKI tetap beroperasi. Dia mengaku tak mengetahui dampak operasional pelat hitam karena tidak bisa membuang sampah selama tiga hari.

"Untuk pelat merah kami tetap beroperasi. Kalau terkait pelat hitam, bisa ditanyakan langsung kepada forum atau pelat hitamnya karena kalau dari kami tidak ada libur pelayanan. Operasional TPA tetap berjalan," ujar Reni saat dihubungi wartawan, Jumat (7/8/2026).

Dia mengatakan jalan truk pelat merah membuang sampah menggunakan akses jalan lama.

"Kami menggunakan akses jalan lama," tutupnya.

detikcom telah menghubungi Babai Suhaimi untuk menggali informasi lebih lengkap mengenai hal tersebut. Namun hingga kini belum ada respons.

Tonton juga video "DLH DKI Jakarta Peringatkan Bahaya Polusi Partikel Udara PM 2,5"

(dvp/jbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini