8 Huntap di Aceh Tamiang Dibangun, Hasil Urunan Polisi Hutan se-RI

8 Huntap di Aceh Tamiang Dibangun, Hasil Urunan Polisi Hutan se-RI

Antara - detikNews
Minggu, 26 Jul 2026 02:25 WIB
Kemenhut bangun 8 huntap di Aceh Tamiang (dok.Antara)
Foto: Kemenhut bangun 8 huntap di Aceh Tamiang (dok.Antara)
Jakarta -

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membangun delapan unit hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Pembangunan delapan unit hunian merupakan hasil gotong royong anggota polisi kehutanan dari berbagai daerah di Indonesia.

Pembangunan tersebut dilakukan oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) bersama Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia (IPKI) sebagai bentuk nyata kepedulian Kemenhut kepada masyarakat yang terdampak bencana. Seluruh rumah telah rampung dibangun dan kini ditempati oleh keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir dan longsor.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kemenhut Dwi Januanto Nugroho mengatakan, semangat pengabdian menjadi landasan bagi jajaran polisi kehutanan untuk tidak hanya menjaga kawasan hutan, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Budhi Bhakti Wirawana (kode etik polisi kehutanan yang menjunjung tinggi nilai pengabdian, kepedulian, dan gotong royong) mengajarkan bahwa pengabdian polisi kehutanan tidak berhenti pada menjaga kawasan hutan. Ketika masyarakat menghadapi bencana, nilai-nilai itu menuntun kami untuk hadir, bergotong royong, dan memberikan manfaat nyata. Menjaga hutan pada hakikatnya juga berarti menjaga kehidupan masyarakat yang bergantung padanya," kata Dwi dilansir Antara, Minggu (26/7/2026).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Ketua Umum IPKI Sustyo Iriyono mengatakan, pembangunan delapan unit hunian merupakan hasil gotong royong anggota polisi kehutanan di Indonesia.

"Hunian ini berdiri karena semangat kebersamaan keluarga besar polisi kehutanan. Setiap dukungan yang diberikan anggota menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh Tamiang. Inilah makna Budhi Bhakti Wirawana yang kami wujudkan melalui aksi nyata," kata Sustyo.

Selain membangun hunian, IPKI juga akan melanjutkan kegiatan sosial melalui renovasi taman pendidikan Al Qur'an di Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Kemenhut menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kepedulian sosial, sejalan dengan arahan Menhut Raja Juli agar insan kehutanan memberikan manfaat tidak hanya bagi kelestarian hutan, tetapi juga bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya.

(ygs/ygs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini