Waka DPR Dorong Revitalisasi Sekolah Harus Merata: Jangan Diskriminasi

Waka DPR Dorong Revitalisasi Sekolah Harus Merata: Jangan Diskriminasi

Dwi Rahmawati - detikNews
Jumat, 24 Jul 2026 18:26 WIB
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Foto: Waka DPR Cucun Ahmad Syamsurijal (Adrial Akbar/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal berharap program revitalisasi sekolah dapat menjangkau sekolah-sekolah di daerah. Ia mengingatkan agar program tersebut tak membeda-bedakan sekolah negeri maupun swasta.

Hal itu disampaikan Cucun dalam momentum Hari Anak Nasional yang berlangsung pada Kamis (23/7/2026). Ia ingin anak-anak Indonesia terfasilitasi dengan pendidikan yang mumpuni dan terbebas dari stunting.

"Anak-anak kita harus tumbuh dalam kondisi sehat, terbebas dari stunting dan masalah mental, memiliki kesempatan untuk bersekolah dengan baik, hidup dalam lingkungan yang aman, serta memiliki kesempatan berkembang secara optimal sebagai generasi penerus," kata Cucun kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pimpinan DPR Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) itu lantas menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak. Ia meminta ada evaluasi berkala dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

ADVERTISEMENT

"MBG merupakan sebuah program besar yang baru, sehingga diperlukan evaluasi berkala untuk menyempurnakannya," ujar Cucun.

"Sehingga kami mendukung evaluasi menyeluruh pada program MBG seperti arahan bapak Presiden. Dengan memperbaiki apa-apa yang kurang serta dengan tata kelola yang semakin baik, kita optimis cita-cita mulia dari MBG akan tercapai," tambahnya.

Cucun mengatakan negara wajib memastikan sistem layanan pendidikan yang merata bagi seluruh anak Indonesia. Ia berharap pemerintah menaruh perhatian khusus terkait sarana dan prasarana.

"Bagaimana semua anak mendapatkan kualitas pendidikan yang sama. Pemerintah juga perlu memberi perhatian terhadap perbaikan sarana prasarana sekolah eksisting yang masih kurang dan memastikan ketersediaan guru di seluruh wilayah," kata Cucun.

Waketum PKB ini mengingatkan revitalisasi harus menyasar sekolah-sekolah di daerah. Ia tak ingin ada diskriminasi antara sekolah negeri dan swasta.

"Program revitalisasi harus terus menyasar sekolah di daerah-daerah, dan jangan sampai ada diskriminasi antara sekolah negeri dan swasta. Kualitas belajar mengajar yang baik akan menghasilkan generasi unggul," imbuhnya.

Tonton juga video "Tanpa Libatkan Kontraktor, Revitalisasi Sekolah di NTT Libatkan Perguruan Tinggi"

(dwr/amw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini