Dishub DKI Bangun Pelican Crossing di Lokasi JPO Tendean Ditabrak Truk

Dishub DKI Bangun Pelican Crossing di Lokasi JPO Tendean Ditabrak Truk

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Rabu, 22 Jul 2026 17:56 WIB
Petugas membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026).
Petugas membongkar JPO yang rusak usai ditabrak truk di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. (Ari Saputra/detikFoto)
Jakarta -

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan membangun pelican crossing sebagai solusi sementara di lokasi jembatan penyeberangan orang (JPO) Tendean yang roboh akibat ditabrak truk. Fasilitas penyeberangan itu ditargetkan selesai dalam waktu satu hingga dua minggu sambil menunggu pembangunan JPO baru.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil rapat lintas instansi. Menurutnya, keberadaan fasilitas penyeberangan di lokasi tersebut memang sangat dibutuhkan masyarakat.

"Jadi, berdasarkan hasil rapat kemarin, memang JPO itu akan dibangun. Dan kalau melihat membangun ini kan masih agak cukup lama. Oleh karenanya, karena melihat kondisi jalan yang ada di sana, maka kita akan buat pelican crossing-nya," kata Budi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi menjelaskan kajian pembangunan pelican crossing telah rampung. Saat ini Dishub tinggal menunggu Dinas Bina Marga membongkar taman median dan sebagian trotoar agar pemasangan fasilitas tersebut bisa segera dilakukan.

ADVERTISEMENT

"Nah, kita sudah buat kajiannya dan sudah selesai. Jadi kita menunggu dari Bina Marga nanti membuka taman dan juga membuka trotoarnya yang di tengah itu untuk kita buatkan pelican crossing. Kalau itu sudah dibuka oleh mereka, saat itu juga kita akan melakukan pembuatannya," ujarnya.

Menurut Budi, pembangunan pelican crossing tidak memerlukan izin dari Kementerian Perhubungan karena menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Kalau pelican crossing, itu kan nggak perlu harus dari Kementerian Perhubungan, cukup dari kami saja," ucapnya.

Ia berharap proses pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga dua minggu. "Ya mudah-mudahan dalam satu-dua minggu ini sudah bisa kita selesaikan," imbuhnya.

Tonton juga video "Anggaran Bangun JPO Tendean Belum Ada, Pramono Bilang Gini..."

(bel/lir)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini